440 Peserta KKN Terpadu Angkatan IV STKIP Taman Siswa Dilepas Kapolres Bima

Iklan Semua Halaman

.

440 Peserta KKN Terpadu Angkatan IV STKIP Taman Siswa Dilepas Kapolres Bima

Sabtu, 13 Juli 2019
Kapolres Bima, AKBP Bagus Satrio Wibowo, S.I.K Didampingi Ketua STKIP Taman Siswa Bima dan Sejumlah Dosen Melepas Rombongan 440 Peserta KKN Terpadu Angkatan IV STKIP Taman Siswa Bima, Sabtu (13/7/2019). Pelepasan Dilaksanakan di Halaman Kampus Setempat. Credits/ Courtessy Edho.

Bima, Berita11.com— 440 mahasiswa dari berbagai program studi Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Taman Siswa Bima mulai melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan Kuliah Kerja Nyata (PPL KKN) Terpadu Angkatan IV tahun 2019 selama 2,5 bulan ke depan.

Ratusan mahasiswa yang akan melaksanakan PPL KKN terpadu tersebut dilepas di halaman kampus STKIP Taman Siswa Bima oleh Kapolres Bima AKBP Bagus Satrio Wibowo, S.I.K didamping Ketua STKIP Taman Siswa Bima, Dr Ibnu Khaldun Sudirman M.Si, Sabtu (13/7/2019).

Kapolres Bima AKBP Bagus Satrio Wibowo S.I.K menyampaikan, pelepasan mahasiswa PPL KKN Terpadu merupakan ikhtiar kampus dalam mencetak alumnus yang andal mendukung pembangunan daerah. Hal itu tentunya diawali persiapan matang, sehingga mahasiswa sudah siap berbaur di masyarakat dengan skil yang sudah dimiliki.

“Manfaatkan momentum ini untuk betul-betul mengamalkan ilmu yang diperoleh. Ini momen yang tepat untuk membuktikan sejauh mana peran mahasiswa STKIP Tamsis dalam menyiapkan diri sebagai generasi terbaik penerus bangsa," ujarnya saat menyampaikan sambutan diiringi riuh tepuk tangan mahasiswa.

Kapolres Bima menilai, ilmu dan kemampuan yang dimiliki mahasiswa STKIP Taman Siswa sudah sangat kompleks dan diharapkan mampu memberi kontribusi positif di tengah-tengah masyarakat. Khususnya dalam mengawal penggunaan ADD. Selain itu, diharapkan menyumbangkan pikiran dan solusi demi kemajuan desa dan daerah.

“Saya berharap kita semua bersinergi. Bantulah kami (kepolisian) dalam mengidentifikasi masalah dan hal-hal yang perlu menjadi perhatian di masyarakat dalam rangka mencegah perbuatan yang melanggar hukum,” harapnya.

Bagus juga berpesan agar mahasiswa peserta PPL KKN Terpadu memberikan kesan positif kepada masyarakat. Terutama dalam melaksanakan program kerja. Selain itu, penggunaan ADD diharapkan menjadi atensi penting mahasiswa.  

“Soal ADD kita tingkatkan atensinya dalam bentuk tindakan. Ada potensi dalam pelaksanaan ADD ini, jika tidak bisa dibina, ya dibinasakan. Tapi jika masih bisa diselamatkan anggaran negara itu, saya akan beri kesempatan,” katanya.


Pada kesempatan yang sama Ketua STKIP Taman Siswa Bima Dr Ibnu Khaldun Sudirman MSi mengungkapkan, PPL KKN Terpadu angkatan IV disebar pada 21 lokasi yang tercakup 12 kecamatan.

Menurutnya, PPL KKN Terpadu merupakan satu dari rangkaian program tri dharma perguruan tinggi yang wajib dilaksanakan mahasiswa S1. Sebab di jenjang yang lebih tinggi seperti S2 dan S3 tidak ada kegiatan serupa.

“Anda sudah satu kaki menjadi sarjana. Berikan yang terbaik kepada masyarakat selama dua bulan melaksanakan PPL KKN Terpadu. Karena hanya sekali ini Anda bisa melaksanakan pengabdian langsung ke masyarakat,” ujarnya.

Diungkapkan, selama 11 angkatan KKN reguler hingga angkatan III PPL-KKN Terpadu, seluruhnya mendapat sambutan hangat dari masyarakat. hal itu menjadi indikator jika keberadaan mahasiswa STKIP Taman Siswa Bima cukup membantu dalam membangun desa dan daerah.

“Ini cara kami untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan daerah. Semoga kita terus didukung dan mampu bersinergi demi daerah yang maju,” harapnya.

Diharapkannya, tidak ada kemampuan individu dalam pelaksanaan PPL KKN Terpadu. Semuanya harus bersama-sama bergandeng tangan bekerja secara kelompok.
“Nanti saya juga akan turun ke setiap posko untuk memantau kegiatan PPL KKN Terpadu,” isyaratnya. [RD]