Gamis Berharap Pemkab Bima Siapkan Perda Tentang LGBT

Iklan Semua Halaman

.

Gamis Berharap Pemkab Bima Siapkan Perda Tentang LGBT

Minggu, 28 Juli 2019
Ustadz Jabir. Foto Ist.

Kota Bima, Berita11.com— Gerakan Anti Maksiat (Gamis) berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima yang memiliki visi-misi religius menyiapkan produk hukum berupa peraturan daerah (Perda) yang mengatur kalangan non-heteroseksual lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) sehingga mewujudkan lingkungan yang memungkinkan komunitas tersebut bertaubat dan kembali ke jalan Allah.

Regulasi tersebut diharapkan mengatur tentang pembinaan dari aspek religius dan dukungan bantuan ekonomi seperti modal usaha bagi komunitas tersebut.

Pengurus Gamis Kabupaten Bima, Ustadz Jabir mengatakan di wilayah Bima kelompok LGBT termasuk di dalamnya komunitas wanita pria (waria) masih banyak sehingga harus dibuatkan Perda untuk memudahkan pembinaan terhadap kelompok tersebut untuk kembali pada kodratnya.

“Kami harapkan Pemda (Bima) membuatkan regulasi untuk mereka dibina dan dibuatkan bekal hidupnya. Ada Perda untuk dibina untuk kembali ke jalan yang benar serta diberikan usaha. Itu harapan kita semua, insya Allah. Mudah-mudahan dengan adanya gerakan ini diikuti oleh daerah yang lain,” harap Ustadz Jabir yang juga Ketua Ponpes Al Madinah Kecamatan Bolo ini di Penaraga Kota Bima, Sabtu (27/7/2019).

Dikatakannya, dalam waktu tak lama lagi, Gamis bersama Kapolsek Bolo dan sejumlah anggota Muswayarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Bolo akan melaksanakan pembinaan terhadap 21 orang anggota komunitas waria seperti di Desa Timu. Muspika bersama Gamis telah memiliki data sejumlah kalangan non-heteroseksual tersebut.

“Alhamdulillah setelah kita melaksanakan hajatan bersama Kapolsek Bolo yaitu memberikan pembinaan, bimbingan kepada waria, maka sekarang tindaklanjut dari kegiatan itu, kita adakan lagi, teman-teman Syahrini (Syahrul Ramadan). Untuk dibina dan dimbing lebih lanjut bersama Kapolsek, Muspika dan para ulama yang ada di Sila, dalam waktu dekat ini sebanyak 21 orang, insya Allah. Mudah-mudahan apa yang kita hajatkan nanti itu bermanfaat untuk mengubah keadaan mereka ke jalan yang benar, insya Allah,” katanya.

Ustadz Jabir mengatakan, sesuai rencana, kegiatan pembinaan terhadap komunitas waria itu, juga akan dihadiri Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE.

“Ini perdananya di Sila. Sambutannya masyarakat baik sekali. Ini luar biasa akibat Syahrini yang ternyata namanya Syahrul Ramadan,” katanya.

Berkaitan kemungkinan Gamis akan melaksanakan pembinaan di seluruh wilayah lain, pihaknya belum dapat memastikan. Akan tetapi apa yang diinisiasi oleh para ulama dan Muspika di Kecamatan Bolo dapat diikuti wilayah lain. [RD]