Gelar Diklat Pengolahan Produk Unggulan, Pemkab Bima Tatar 30 UMKM cara Kemasan -->

Iklan Semua Halaman

.

Gelar Diklat Pengolahan Produk Unggulan, Pemkab Bima Tatar 30 UMKM cara Kemasan

Wednesday, July 24, 2019
Suasana Diklt Pengolahan Produk Unggulan yang Diikuti 30 Pelaku UMKM di Kabupaten Bima. Kegiatan Digelar di Hotel La Ila Kota Bima, Rabu (24/7/2019).

Bima, Berita11.com— 30 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) 18 kecamatan memperoleh pendidikan dan pelatihan (Diklat) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima tentang pengolahan produk unggulan daerah dan kewirausahaan yang digelar di Hotel La Ila Kota Bima, Rabu (24/7/2019). Salah satu materi yang ditekankan kepada peserta tentang mengemas produk usaha dengan baik.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Bima Iwan Setiawan, SE dalam pengantar mengatakan kegiatan yang digelar dalam rangka memberikan pemahanan kepada para pelaku UKM berkaitan upaya meningkatkan produk usaha.

“Sehingga dari kegiatan yang dilakukan tersebut dapat meningkatkan pangsa jual. Hal ini karena di beberapa wilayah kecamatan begitu banyak produk usaha yang dapat diproduksi sehingga dari usaha yang dilaksanakan tersebut dapat dijual demi meningkatkan pendapatan usaha yang digelutinya,” katanya.

Iwan berharap para peserta Diklat mengikuti kegiatan dengan serius sehingga materi yang disampaikan tutor dapat diterapkan setelah. “Dari kegiatan Diklat yang diikuti ini, ke depan  para pengurus UMKM dapat meningkatkan usahananya demi peningkatan pendapatan dari hasil yang diproduksinya,” katanya.

Selain itu, Diklat  juga digelar dalam rangka mendukung visi misi Bupati dan Wakil Bupati Bima. Mewujudkan kemakmuran terbangunnya ekonomi yang tangguh, kreatif dan kompetitif dengan mengoptimalkan potensi lokal mewujudkan masyarakat yang sejahtera.  Kegiatan dilaksanakan 24 -26 Juli 2019.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Bima Ir H Nurdin dalam sambutan mengatakan Diklat  sangat strategis mengoptimalkan pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah, sehingga menggerakan roda ekonomi masyarakat menerobos pangsa pasar atas hasil produksi sendiri.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa keberadaan produk unggulan daerah sudah menjadi  prioritas pengembangan yang dilakukan oleh industri kecil dan menengah,” ujarnya.

Menurutnya, semangat   berkarya   dan berkreasi  perlu  mendapatkan  perhatian  dan  dukungan mempromosikan hasil karya.

“Dengan adanya Diklat ini, Pemerintah Kabupaten Bima terus berkomitmen mendorong pertumbuhan Koperasi dan UMKM terutama di bidang produk unggulan daerah dalam mengembangkan usahannya, sekaligus sebagai salah satu target dan sasaran meningkatkan ekonomi masyarakat yang berdomisili di setiap desa dan kecamatan, dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat utamanya setiap desa atau kecamatan,” ujarnya.

Nurdin mengatakan, selain  mengemas produk usaha dengan lebih baik. Diklat juga diharapkan dapat memperkuat pengolahan produk bagi UMKM, sehingga dapat mengembangkan usaha melalui kegiatan kemitraan, pameran, bazar serta pasar rakyat bagi pelaku UKM di dalam kota maupun di luar kota.

Diharapakannya, pelatihan  mendukung promosi produk unggulan UKM. Selain itu,  memberikan motivasi dan dorongan bagi para pelaku usaha, koperasi maupun UMKM di Kabupaten Bima. [MR]