Kejari Dompu sudah Terima SPDP Terkait Kasus Pencabulan di Bawah Umur

Iklan Semua Halaman

.

Kejari Dompu sudah Terima SPDP Terkait Kasus Pencabulan di Bawah Umur

Kamis, 04 Juli 2019
Kasi Tindak Pidana Umum Kejari Dompu, Catur Hidayat Putra, SH (Yabo) usai memberikan keterangan pers. Foto Poris

Dompu, Berita11.com - Kasus tindak pidana pencabulan di bawah umur diduga dilakukan SRJ 71 tahun warga Kelurahan Kandai Satu Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu NTB yang dilaporkan ibu korban MSH pada Minggu (25/5/2109) lalu, kini mulai bergulir di Kejaksaan Negeri (Kejari) Dompu.

Kasi Tindak Pidana Umum Kejari Dompu, Catur Hidayat Putra, SH mengatakan, penerimaan berkas  Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) oleh pihak Kepolisian Resor Dompu diterima pada bulan Juni lalu.

"Terkait kasus itu, memang kami sudah terima SPDP nya dari Kepolisian Polres Dompu, kami terima kemarin tanggal 24 Juni," ujar Kasi Pidum di ruang kerjanya saat ditemui Berita11.com, Kamis (4/7) siang.

Menurut pria dengan sapaan akrab Yabo ini, berkas tersebut saat ini sedang dilakukan tahapan penelitian selama 14 hari, jika belum memenuhi unsur bakal dilakukan pengembalian ke Mapolres Dompu.

"Berkasnya baru pertama kali datang, sekarang kami sedang dalam tahapan proses penelitian, untuk mengetahui sudah memenuhi apa belum, kalau memang belum memenuhi, kami akan kembalikan lagi," jelas Yabo.

Terpisah, Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) dari Kementerian Sosial RI yang ditugaskan di Dinas Sosial Kabupaten Dompu, Rio Rangga Pranata, SH kepada Berita11.com mengatakan, pihaknya selaku pendamping kasus tersebut telah berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Dompu guna mengawal jalannya proses kasus tersebut.

"Untuk kasus ini, kami sudah berkoordinasi dengan DP3A, psikolog dan penyidiknya, jadi tugas saya di sini mendampingi anak selama proses hukumnya. Baik itu dari tingkat penyidikan penuntutan maupun persidangannya," ujar pria sapaan akrab Rio ini, Kamis (4/7) siang di taman Kota Dompu.

Rio memberikan apresiasi terhadap Aparat Penegak Hukum (APH) serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam hal ini Dinas Sosial dan DP3A yang telah berkoordinasi dengan baik dalam menangani kasus itu,

"Kasus ini, saya mengapresiasi baik terhadap APH yang telah menjalankan tugasnya dengan baik maupun OPD dari Dinas Sosial maupun DP3A yang sudah melakukan koordinasi dengan baik, baik dengan pihak korban maupun dengan kami selaku pekerja sosial sebagai pendamping," ucapnya. [RIS]