Lahi Pulang dengan Bonyok dan Nama Baik Hancur, Kapolres Dompu: bukan salah Tangkap!

Iklan Semua Halaman

.

Lahi Pulang dengan Bonyok dan Nama Baik Hancur, Kapolres Dompu: bukan salah Tangkap!

Rabu, 10 Juli 2019
Usman Nurdin saat ditahan di Mapolres Dompu. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Usman Nurdin alias Lahi, warga Dusun Pelita Desa Tembalae Kecamatan Pajo yang sempat ditangkap jajaran Mapolsek Woja, lantaran disangka pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) yang terjadi di depan Bakso Goyang Lidah Kelurahan Simpasai Kecamatan Woja Kabupaten Dompu NTB beberapa hari lalu akhirnya dibebaskan.

Namun apes nasib yang dialami pria 23 tahun ini, ketika dipulangkan mengisahkan wajah yang bonyok dan kepala bagian kanan mengalami luka sobek serta nama baiknya sudah terlanjur hancur.

Kapolres Dompu AKBP Erwin Suwondo, S.IK, M.IK saat ditemui sejumlah awak media di lapangan Bringin Pendopo Bupati Dompu, Selasa (9/7/2019) siang, ketika mengecek lokasi upacara dalam rangka HUT ke-73 Bhayangkara,  ia membantah persepsi masyarakat tersebut.

Erwin menegaskan, Lahi bukan korban salah tangkap oleh aparat kepolisian, tetapi dicurigai karena wajah terduga pelaku Curanmor yang terekam CCTV di TKP mempunyai kemiripan sehingga dilakukan penjemputan serta dilakukan pemeriksaan dan cek alibi hingga akhirnya aparat kepolisian menyimpulkan dan meyakini bahwa pria yang terekam dalam kamera pengintai itu bukan Lahi.

"Itu bukan salah tangkap. Salah tangkap itu, setelah kita periksa, kemudian orangnya ditahan. Itukan belum kita tahan," bantah Erwin.

Meski demikian, Erwin menambahkan, pihaknya akan terus berusaha mendalami kasus yang melatarbelakangi hilangnya Honda Beat warna putih bernomor polisi EA 2481 MB milik pelajar Hamidatul Alifah, wanita 17 tahun warga Dusun Mada Oi U'a Desa Madaprama Kecamatan Woja beberapa hari lalu.

"Tapi kita akan terus bekerja kalau memang nanti ada bukti-bukti, baru kami akan tindak lanjut," terangnya. [RIS]