Pamitan Cari Udang, Bapak Ini Malah Ditemukan tak Bernyawa di Air Terjun Sorimangge

Iklan Semua Halaman

.

Pamitan Cari Udang, Bapak Ini Malah Ditemukan tak Bernyawa di Air Terjun Sorimangge

Kamis, 04 Juli 2019
Jasad Sukrin setelah dievakuasi di dalam sungai air terjun Sorimangge Desa Soritatanga. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Sukrin, seorang bapak berusia 53 tahun, warga Desa Mpili, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima ditemukan warga sudah tak bernyawa di lokasi air terjun Sorimangge, Desa Soritatanga, Kecamtan Pekat, Kabu Dompu NTB.

Jasad Sukrin pertama kali ditemukan dua orang warga setempat yakni Fadlin dan Asikin dalam keadaan sudah meninggal dunia dengan posisi di dalam air sungai, Kamis (4/7/2019) pagi sekira pukul 07.00 Wita.

Sebelumnya, pada Rabu (3/7) pagi sekira pukul 06.00 Wita, Sukrin berpamitan pada istrinya Arbiah untuk berangkat cari udang di kali, Sukrin pergi mencari udang sendiri dengan membawa tas kecil berwarna hitam berisikan nasi dan parang (Cila Mboko). Namun sampai hari sudah malam Sukrin tidak kunjung pulang sehingga istrinya merasa resah.

Pada Kamis subuh sekira pukul 05.00 Wita, Istrinya Arbiah  menyampaikan informasi kepada warga dan di umumkan di Masjid Mada Oi Kaleli untuk meminta bantuan warga agar dilakukan pencarian.
Jasad Sukrin saat dievakuasi warga di dalam sungai. Foto ist

Sekira pukul 06.00 Wita, warga setempat menyebar untuk melakukan pencarian. Namun, saat berhasil ditemukan, Sukrin sudah tak bernyawa lagi di dalam air sungai.

Kapolsek Pekat Polres Dompu, IPDA Abdul Malik, SH mengatakan, setelah jasad Sukrin berhasil ditemukan warga menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Soritatanga dan Mobil Ambulance Desa besrta jajaran Polsek Pekat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan evakuasi terhadap korban.

"Setelah kami mendapatkan laporan bahwa telah ditemukan seorang mayat, kemudian kami mendatangi TKP guna melakukan evakuasi korban," ujarnya.

Menurut Abdul Malik, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh beberapa warga setempat dan hasil olah TKP, Sukrin diduga kuat jatuh terpeleset dari tebing air terjun tersebut dengan ketinggian kisaran 20 Meter.
Tebing diduga terpeleset Sukrin dengan ketinggian kurang lebih 20 Meter. Foto ist

"Almahrum diduga kuat terpeleset, sehingga jatuh dari tebing air terjun Sorimangge, dan berbenturan dengan batu sehingga korban mengalami luka robek pada kepala bagian kanan dan mengeluarkan darah pada telinga bagian kanan," ungkap Abdul Malik.

Dikatakan Kapolsek, pihak keluarga korban telah menerima atas musibah dialami korban dan membawanya ke Desa Mpili menggunakan mobil Ambulance milik Desa Soritatanga untuk dikebumikan.

"Pihak keluarga tidak keberatan atas meninggalnya korban dan telah dibuatkan surat Pernyataan, dan pihak keluarga tidak mau dilakukan Visum Et Revertum," pungkasnya. [RIS]