Patroli Gabungan, Tim Temukan Ratusan Kubik Kayu Ilegal Diduga Milik PT AWB

Iklan Semua Halaman

.

Patroli Gabungan, Tim Temukan Ratusan Kubik Kayu Ilegal Diduga Milik PT AWB

Rabu, 31 Juli 2019
Ratusan Kubik kayu ilegal loging berhasil ditemukan tim gabungan. foto ist


Dompu, Berita11.com - Dalam rangka potroli gabungan, tim berhasil menemukan tumpukan kayu jenis Dua Banga (Kalanggo) yang diduga milik PT Agro Wahana Bumi (AWB) sebanyak lebih kurang 100 kubik yang telah diolah menjadi balok di dalam kawasan hutan produksi Desa Tambora, Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu NTB, Senin (29/9/2019) siang.

Patroli gabungan yang terdiri dari Koramil, Mapolsek, Camat dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tambora Kecamatan Pekat itu dibagi menjadi dua tim. Untuk tim A dipimpin Danramil 1614-05, Kapten Kav. M. Kasim dan Kepala KPH Tambora, Burhan S.Hut. Sedangkan tim B dipimpin Kapolsek, IPDA Abdul Malik, SH dan Camat, Gunawan SE.

Tak hanya tumpukan kayu saja. Dalam patroli tersebut, tim juga berhasil mengamankan seseorang yang diduga pelaku inisial MS pria 43 tahun warga Dusun Panca Sila Desa Tambora Kecamatan Pekat guna dimintai keterangan dalam penyelidikan lebih lanjut. Sedangkan tiga orang pelaku lainnya melarikan.
 
Kapolsek Pekat sedang periksa kayu di lokasi TKP. foto ist
Danramil 1614-05 Kapten Kav. M. Kasim mengatakan, dengan adanya temuan tersebut, tim patroli gabungan melakukan tindakan penyitaan terhadap barang bukti (BB) dengan memberikan tanda menggukan piloks warna merah.

“Pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolsek Pekat, sementara BB, masih di TKP menunggu untuk dibawa dan diamankan di Mapolsek, karena tempat kayu tersebut sulit untuk diangkut karena medan yang cukup sulit sementara 3 orang pelaku yang lainnya melarikan diri,” jelas M. Kasim

Sementara, Kapolsek Abdul Malik menjelaskan, tumpukan kayu yang sedang diolah oleh masyarakat dalam kawasan hutan produksi tersebut, diduga dikelola PT AWB dan kayu tersebut merupakan kayu yang telah bertahun-tahun ditebang dengan kedalaman 100 meter dari tebing.
 
Danramil 1616-5 Kapten Kav. M. Kasim dan Kepala KPH Tambora S.Hut. foto ist
"Kayu yang di olah oleh masyrakat itu ditebangan sekitar dua tahun yang lalu, baru sekarang diolah menjadi kayu balok dan itu dibawah naungan PT AWB," terangnya.

Tumpukan kayu tersebut, lanjut Abdul Malik, ditemukan dua hari yang lalu itu berdasarkan laporan dari masyarakat.

“Ini perlu dilakukan koordinasi dengan PT. AWB beserta instansi terkait untuk melakukan upaya proses hukum maupun pencegahan terhadap tindakan penebangan kayu di kawasan hutan tambora,” katanya. [RIF]

Video Dok. Danramil 1614-05 Pekat, Kapten Kav. M. Kasim