Prihatin Terhadap Baiq Nuril, HMI Cabang Mataram Gelar Aksi Pengumpulan Koin

Iklan Semua Halaman

.

Prihatin Terhadap Baiq Nuril, HMI Cabang Mataram Gelar Aksi Pengumpulan Koin

Minggu, 07 Juli 2019
HMI Cabang Mataram saat menggelar aksi pengumpulan koin. Foto SM

Mataram, Berita11.com - Car Free Day dijadikan momentum Himpunanan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram, galang aksi pengumpulan koin, soroti kekacauan nalar hukum terhadap kasus Baiq Nuril Maknun, di Jalan Udayana Kota Mataram, Minggu (7/7/2019) pagi.

Ketua Umum HMI Cabang Mataram, Andi Kurniawan menuturkan, pengumpulan koin dilakukan bentuk keprihatinan dan solidaritas HMI terhadap keadilan hukum yang masih tebang pilih.

“Putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak upaya hukum luar biasa atau peninjauan kembali terhadap kasus Baiq Nuril, yang mana putusan sebelumnya menghukum 6 bulan penjara dengan denda 500 juta rupiah, subsider tiga bulan kurungan, itu sangat keliru,”  bebernya.

Andi mengatakan peristiwa hukum dan bukti-bukti yang menguatkan fakta yang mengarah pada kronologis kejadian harus dilihat secara teliti. "Tidak ada fakta Baiq Nuril melanggar UU ITE. Bagi kami dia di zholimi" terang alumni fakultas hukum unram ini.

Lembaga peradilan harus betul-betul memperhatikan tiga tujuan hukum yaitu kepastian hukum, kemanfaatan dan keadilan, kasus ini benar-benar menjadi atensi khusus kita, prihatin atas perilaku hukum kita hari ini.

"Proses peradilan kita harus benar-benar independen. Tidak boleh diskriminatif terhadap siapapun. Termasuk pada ibu Nuril" pungkas Andi.

Untuk di ketahui, sebagai gambaran umum kasus tersebut telah di putus bersalah oleh MA, yang mana dalam Putusan Mahkamah Agung (MA), Nuril di nyatakan bersalah mendistribusikan rekaman percakapan bernada pornografi,  di tuduhkan melanggar pasal 27 ayat (1) Undang-undang informasih Tekhnologi Elektonik (ITE). [SM]