Satukan Persepsi dalam Pengawasan Orang Asing, Pemda Dompu Gelar Rakor TIM PORA -->

Iklan Semua Halaman

.

Satukan Persepsi dalam Pengawasan Orang Asing, Pemda Dompu Gelar Rakor TIM PORA

Thursday, July 18, 2019
Suasana saat Rakor Tim PORA di Hotel Toursina. Foto Liem 

Dompu, Berita11.com - Demi menyatukan persepsi dan mensinergikan kerjasama dalam pengawasan keberadaan orang asing, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Dompu melaksanakan Rapat koordinasi (Rakor) Tim Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) dengan sejumlah stakeholder di tingkat Kabupaten pada Kamis (18/7/2019) siang.

Rakor tersebut berlangsung di Hotel Tursina, dihadiri Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bima Dedy, SH, Asisisten I Setda Dompu bidang Pemerintahan dan Aparatur, Drs. H. Sudirman Hamid, M. Si, Kepala Kesbangpoldagri, Ir. H. Fakhrurozi, M. Si, Kadis Budpar, Khaerul Insan, SE.MM, kemudian perwakilan dari Kemenag, perwakilan Naketras, perwakilan, Dukcapil, perwakilan Polres Dompu, Kodim 1614/Dompu serta beberapa anggota Badan Inteljen Strategis (Bais).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bima Dedy, SH menyampaikan bahwa berdasarkan, Keputusan Kepala Kantor Imigrasi kelas III non TPI Bima dengan Nomor W21. IMI. 3.244.GR.04.02 Tahun 2019 tentang Tim Pengawasan Orang Asing tingkat Kabupaten Dompu tahun anggaran 2019.
 
Rakor Tim PORA sedang berlangsung di Hotel Toursina. Foto Liem

“Pasal 69 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, perlu dibentuk Tim Pengawasan Orang Asing yang keanggotannya melibatkan badan maupun instansi pemerintah terkait. Dengan demikian, diharapkan adanya kerjasama yang optimal dari semua unsur terkait, supaya tingkat pengawasan dapat diatasi dengan baik di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten I Setda Dompu mengapresiasi atas kegitan tersebut. Pasalnya, seiring perkembangan dan kemajuan. Saat ini hampir disegala sektor harus menjadi perhatian serius.

“Terkait dengan pengawasan orang asing, sangat memerlukan keterlibatan dari semua stakeholder, agar tidak terjadi efek negatif,” bebernya.

Menurutnya, bahwa pengaruh  perkembangan ekonomi bangsa saat ini, tak bisa dipungkiri. “Jumlah orang asingpun kian menyita perhatian bagi komponen bangsa. Namun, perlu juga kita lakukan pengawasan yang ketat secara komprehensif,” pintanya. [LIEM]