Siapkan Bantuan Geoisolator dan Gudang Penampung, ini Sejumlah Proyek Gemuk Peningkatan Kualitas Garam Bima

Iklan Semua Halaman

.

Siapkan Bantuan Geoisolator dan Gudang Penampung, ini Sejumlah Proyek Gemuk Peningkatan Kualitas Garam Bima

Sabtu, 13 Juli 2019
Petani Tambak Garam di Desa Sanolo Kecamatan Bolo. Foto US Berita11.com.


Bima, Berita11.com— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) terus berupaya meningkatkan kualitas garam Bima menuju proses produksi industri. Pada tahun 2019 ini Pemda menyiapkan proses geoisolator untuk memisahkan garam dengan tanah.

“Kita mendorong terwujud industri garam Bima. Garam kita olah menjadi garam yodium untuk mencukupi kebutuhan konsumsi Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.  Insya Allah tahun 2020 akan bisa tercapai. Kita menyiapkan proses geoisolator dan beberapa bantuan lain,” ujar Kepala DKP Kabupaten Bima, Ir Hj Nurma kepada Berita11.com, belum lama ini.

Sejumlah proyek gemuk dan pengadaan DKP untuk mendukung peningkatan garam Bima pada tahun 2019 di antaranya pengadaan plastik geoisolator Rp230.000.000, pengadaan mesin pompa air  tambak Rp100.000.000, pembangunan talud pengaman gudang garam Rp90.000.000, ekstensifikasi lahan tambak Lambu Rp100.000.000, rekonsliasi integrasi pegaraman di Desa Pandai Rp251.000.000, peningkatan jalan produksi lahan integrasi So Pali Rp175.000.000, pengadaan alat uji mutu garam Rp65.000.000, pembangunan jembatan lahan integrasi Darussalam Bolo Rp117.000.000, pembagunan jembatan lahan integrasi So Kapanto Rp170.000.000, pengadaan geomembran (penampung plastik tebal) Rp3.881.000.000 (tiga miliar lebih), rekonsiliasi integrasi pegaraman di Darussalam Bolo Rp195.000.000, pengadaan pipa Rp978.030.000, rekonsiliasi integrasi pegaraman di Sondosia Kec. Bolo Rp200.000.000.

Proyek lain dengan pagu gemuk yaitu peningkatan jalan produksi so Kempi Rp170.000.000, peningkatan integrasi pegaraman lahan integrasi So Malu Rp175.000.000, rekonsliasi integrasi pegaraman di So Doro Kola Rp200.000.000, rekonsliasi integrasi pegaraman di Desa Lambu Rp350.000.000, peningkatan jalan produksi lahan integrasi di Desa Lambu Rp185.000.000, layanan sistem online gudang garam nasional Rp163.350.000, pembuatan jalan produksi So Kapanto Rp180.000.000, pembangunan instalasi pompa air Rp500.000.000, revitalisasi tambak Desa Dadibou Rp200.000.000, normalisasi saluran tambak Desa Talabiu Woha Rp108.000.000, peningkatan jalan produksi Desa Sanolo Rp120.000.000, pembangunan jembatan usaha tani tambak So Ra’u Talabiu Rp200.000.000. [US]