Soal Peluang Dahlan Diusung EA1, ini Isyarat Pengurus Gerindra

Iklan Semua Halaman

.

Soal Peluang Dahlan Diusung EA1, ini Isyarat Pengurus Gerindra

Selasa, 02 Juli 2019
Drs H Dahlan M Noer M.Pd (Kanan) yang Disebut-sebut bakal Diusung sebagai Calon Bupati Bima. Fotonya saat Bersama Pendiri Partai Gerindra H Prabowo Subianto. Foto Ist/ Sumber Facebook.


Bima, Berita11.com— Pengurus Partai Gerindra Kabupaten Bima yang juga anggota legislatif, Yasin S.Pd.I memberi sinyal bahwa Wakil Bupati Bima, Drs H Dahlan M Noer M.Pd dan sejumlah figur lain di luar partai memiliki peluang sama untuk diusung pada Pilkada Kabupaten Bima tahun 2020.

“Kesempatan juga untuk pak wakil, akan terbuka semua. Nanti tergantung mereka mau membesarkan visi-misi partai dan tentunya visi misi partai ini membawa perubahan untuk pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran masyarakat Kabupaten Bima,” sebut Yasin saat dihubungi Berita11.com melalui sambungan Ponsel, kemarin.

Kendati demikian pihaknya belum dapat memastikan siapa figur yang sangat berpeluang diusung Partai Gerindra, termasuk mantan calon Wakil Gubernur NTB yang kini terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi NTB, H Mori Hanafi.

“Tahapan masih jauh, September ini mungkin baru tahap awal perekrutan panitia adhoc PPK dan lain-lain oleh KPU. SOP untuk penjaringan untuk Balon Pilkada, kita akan seperti dulu saja. Karena mekanisme partai tetap mengedepankan para kader, kalau tidak ada kader yang dianggap mampu dan berpeluang melaluil survei mereka. Tentu akan mencari orang-orang yang memiliki visi yang sama dengan kita, memperjuangkan hak-hak dasar masyarakat,” katanya.

Yasin mengisyaratkan, Partai Gerindra Kabupaten Bima akan mencari dan mengusung figur yang seirama dengan perjuangan partai, memberi peluang terutama figur yang memiliki visi kuat memperjuangkan hak-hak dasar masyarakat. Akan tetapi teka-teki apa inisial dan siapa yang akan diusung Partai Gerindra, pihaknya menyerahkan kepada mekanisme partai.

Menurutnya, Partai Gerindra juga membuka koalisi dengan partai yang berbeda arah dukungan pada Pilpres 2019. Karena Pilpres dan Pilkada adalah dua agenda yang berbeda.

Di luar pembahasan mengenai figur yang akan diusung pada Pilkada Kabupaten Bima tahun 2019, Partai Gerindra Kabupaten Bima memiliki catatan untuk periode-periode akhir kepempinan Bupati Hj Indah Dhamayanti Putri.

“Kita sebenarnya mengapresiasinya banyak hal yang bisa diperoleh beliau, baik penghargaan secara tertulis maupun penghargaan termasuk bisa mempertahankan status pengelolaan daerah dengan status WTP. Itu sudah luar biasa memang. Hanya saja memang program-program kegiatan yang sifatnya monumental yang bisa dilihat secara kasat mata oleh masyarakat, itu memang masih kurang untuk pemerintahan Dinda,” ujar Yasin.

Kendati demikian, apapun capaian pemerintah daerah saat ini tidak terlepas dari kinerja eksekutif bersama legislatif.

“Apa yang dilaksanakan bupati sekarang ini, buah tangan dari legislatif dan eksektufi. Tidak harus saling menyalahkan. Kita hanya mengawal saja,” katanya. [RD]