Wow! Saat Perayaan HUT Desa Kadindi, Warga Digegerkan Munculnya Ular Python

Iklan Semua Halaman

.

Wow! Saat Perayaan HUT Desa Kadindi, Warga Digegerkan Munculnya Ular Python

Minggu, 07 Juli 2019
Ular Python muncul ditengah-tengah perayaan HUT Desa Kadindi Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Bertepatan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Kadindi yang Ke 49 tiba-tiba warga setempat digegerkan dengan munculnya seekor ular python yang berukuran besar dengan panjangnya lebih kurang tujuh meter, Minggu (7/7/2019) pagi.

Kejadian yang sangat langka ini menyita perhatian sejumlah warga, bukan hanya tamu undangan di luar Desa Kadindi saja, warga setempat pun ikut merasa heran dengan munculnya seekor hewan yang cukup mengerikan ini.

Uniknya, hewan ini tidak ada yang tau munculnya dari arah mana, menurut penduduk sekitar bahwa posisi ular piton itu tiba-tiba berada di tengah lapangan, yang dimana lapangan tersebut tempat sejarah pertama kali ditempati suku Sasak dari transmigrasi.
Ketua pembina GAMPPING Arifin Umar, S.Pd saat melihat ulat python. Foto ist

Salah satu tamu undangan yang ikut bagian dalam perayaan HUT Desa Kadindi Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu NTB Arifin Umar, S.Pd yang juga ketua pembina Generasi Muda Penjelajah Rimba dan Pendaki Gunung (GAMPPING) kepada Berita11.com mengatakan, kejadian unik ini menurut dia ada kaitannya dengan angka tujuh karena menurut warga setempat angka tujuh mempunyai sejarah dalam pembangunan desa itu.

"Momen ini merupakan momen yang paling unik dan langka menurut saya, karena dalam momen ini tiba-tiba hadir seekor ular phyton sepanjang 7 meter bertepatan dengan tanggal berdirinya Desa Kadindi yaitu tanggal 7 bulan 7," tutur Ketua pembina GAMPPING.

Ia menyebutkan, Desa Kadindi merupakan dominan warga Sasak capai hampir 80 persen sedangkan pendatang lainnya baik dari Bima, Dompu maupun Jawa hanya sebagian kecil saja.
Suasana perayaan HUT Desa Kadindi. Foto ist

Pada kesempatan perayaan itu, lanjut pria yang cukup dikenal pemerhati pemuda dan sangat mencintai lingkungan sekitar ini diwarnai dengan tarian khas adat budaya masing-masing suku serta berbagai macam permainan unik.

"Pawai budaya, permainan prisean serta penyampaian sejarah berdirinya desa kadindi dalam seremonial peringatan HUT Ke 49 ada juga penampilan tarian dari suku Bima dan Dompu," urainya.

Persatuan adat sasak, Arifin menambahkan, para pemudanya mulai ikut dalam kegiatan kemasyarakatan, pihaknya sangat mengapresiasi dalam hal itu.

"Saya pribadi beserta keluarga besar GAMPPING sangat mengapresiasi dengan hadirnya persatuan pemuda keturunan sasak dalam kegiatan HUT Desa Kadindi atau kegiatan kemasyarakatan," pungkasnya. [RIS]