30 Pengurus Koperasi di Kabupaten Bima Dibimbing Penyusunan Kelayakan Usaha

Iklan Semua Halaman

.

30 Pengurus Koperasi di Kabupaten Bima Dibimbing Penyusunan Kelayakan Usaha

Rabu, 28 Agustus 2019
Suasana Diklat Penyusunan Kelayakan Usaha Koperasi yang Digelar di Hotel Parewa Kota Bima, Rabu (28/8/2019).



Bima, Berita11.com— 30 pengurus koperasi di Kabupaten Bima dibimbing tentang penyusunan kelayakan usaha koperasi oleh  Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Bima, Rabu (28/8/2019). Kegiatan dilaksanakan di Hotel Parewa Kota Bima.

Kepala Diskop UKM Kabupaten Bima, Iwan Setiawan, SE menjelaskan,  kegiatan Diklat dalam rangka meningkatkan pemahaman atau kapasitas pengurus koperasi.

“Sehingga dari Diklat ini ke depanya para pengurus koperasi bisa membawa koperasi tersebut ke arah yang lebih baik lagi,” katanya.

Dikatakannya, dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menyerap tenaga kerja, pemerataan pendapatan,  mengurangi ketimpangan ekonomi. Ada tiga langkah yang terus dilakukan pihaknya. Yaitu  rehabilitasi koperasi, reorientasi koperasi, dan pengembangan koperasi.

Rehabilitasi koperasi diawali pengelolaan dan pemutakhiran data koperasi yakni dengan online database system (ODS) dan membekukan koperasi yang tidak aktif. “Langkah lainnya menertibkan koperasi dengan pengawasan terpadu melalui pembentukan Deputi Pengawasan,” katanya dikutip Kasubag Informasi dan Pemberitaan Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bima, Zainuddin SS.

Dengan adanya kegiatan tersbut, katanya, akan meningkatkan kualitas maupun  membangun koperasi berbasis teknologi informasi. pihaknya  bekerja sama dengan notaris untuk penerbitan akta koperasi secara online.  

“Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari mulai dari 28-30 Agustus 2019 di Aula Hotel Parewa Kota Bima, dimana akan diberikan materi oleh para nara sumber yang berasal dari Dinas Koperasi, Usaha, Kecil dan Menengah,” katanya

Staf Ahli Bupati Bima Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan  H Arifuddin mengatakan keberadaan UKM merupakan salah satu unsur penting dalam menopang perekonomian nasional secara menyeluruh.

UKM telah lama menjadi pondasi yang kokoh sekaligus penggerak dinamika dari sistem ekonomi. Di tengah badai krisis ekonomi yang melanda, UKM justru mampu bertahan karena usahanya yang bergerak di sektor ril dan tidak terlalu banyak terpengaruh dibandingkan dengan sektor pada usaha besar.

“UKM juga sangat berperan dalam membantu program pemerintah dalam hal menciptakan lapangan pekerjaan sekaligus mengurangi tingkat pengangguran dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” katanya.

Dikatakannya,  dengan adanya penyusunan kelayakan usaha koperasi dalam rangka pemberdayaan masyarakat terutama  para pelaku UMKM, akan menciptakan paradigma pembangunan yang lebih berpihak kepada rakyat. “Sehingga mengandung arti penting bagi penciptaan masa depan yang lebih manusiawi,” katanya. [AN]