700 Peserta Ikuti Asistensi Pendidikan Pancasila dan Bela Negara di Lapangan Rabangodu

Iklan Semua Halaman

.

700 Peserta Ikuti Asistensi Pendidikan Pancasila dan Bela Negara di Lapangan Rabangodu

Kamis, 22 Agustus 2019
Upacara Pembukaan Asistensi Pendidikan Pancasila dan Bela Negara yang Dilaksanakan di Lapangan Kelurahan Rabangodu Utara Kecamatan Raba Kota Bima, Kamis (22/8/2018). Foto MR Berita11.com.


Kota Bima, Berita11.com— Lebih kurang 700 orang mengikuti Asistensi Pendidikan Pancasila dan Bela Negara bagi siswa SMP tahun 2019 yang digelar Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) yang digelar di Lapangan Rabangodu Utara Kecamatan Raba Kota Bima, Kamis (22/8/2019).

Kegiatan diawali upacara pembukaan sekira pukul 08.00 Wita yang kemudian dilanjutkan penyematan tanda peserta latihan.

Dalam amanatnya, inspektur upacara Kasubdit Peserta Didik Direktorat SMP Kemendikbud RI Megawati Hapsari S.IP MA mengatakan  bela negara adalah bentuk kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

“Pembelaan negara bukan semata-mata tugas Tentara Nasional Indonesia (TNI), tetapi segenap warga negara sesuai kemampuan dan profesinya. Bela negara jika secara fisik dilakukan dengan mengangkat senjata menghadapi serangan atau agresi musuh, secara nonflsik dapat didekasikan sebagai segala upaya untuk mempertahankan negara dengan cara meningkatkan rasa nasionalisme, yakni menanamkan kecintaan terhadap tanah air, serta berperan aktif dalam memajukan bangsa dan negara,” ujarnya.

Dikatakannya, dalam rangka meningkatkan rasa cinta terhadap Negara Indonesia, maka Direktorat Pembinaan SMP, Ditjen Dikdasmen Kemdikbud berupaya keras melaksanakan program-program yang mengarah pada upaya pembelaan kepada negara, pengenalan terhadap aparat negara atau sejenisnya. Salah satu program kegiatan yang dilakukan adalah Asistensi Pendidikan Pencasila dan Bela Negara yang merupakan bagian dari penguatan pendidikan karakter bagi siswa Sekolah Menengah Pertama.

“Kegiatan Asistensi Pendidikan Pencasila dan Bela Negara tahun 2019 bekerja sama dengan Markas Besar Tentara Negara Indonesia (TNI). Kegiatan Asistensi Pendidikan Pancasila dan Bela Negara diikuti sebanyak 26 peserta dari SMP di Kota Bima den 34 peserta Kabupaten Bima,” ujarnya.

Ditambahkannya, Asistensi Pendidikan Pancasila dan Bela Negara bertujuan menanamkan rasa tanggung jawab di hati siswa dan guru untuk tetap setia, cinta, patuh terhadap Pancasila dan UUD 45 serta menjunjung nilai santun, mulia dan peduli.

Setelah pelaksanaan upacara,  kegiatan dilanjutkan penyampaian teori di dalam gedung Kesenian dan Kebudayaan Kota Bima di Kelurahan Rabangodu Utara.


Selain Wakil Wali Kota Bima  Feri sofyan SH, kegiatan diikuti Paban II/ Puanter Sterad Kolonel Kav Prince Meyer P, Kasubdit Peserta Didik Direktorat SMP Kemendikbud Megawati Hapsari S.Ip MA, Kasi Pepribadian Subdit Peserta Didik Direktorat SMP Kemendikbud Harnowo susanto M.Ed, Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra, Kapolres Bima Kota diwakili pelaksana tugas Kabag Sumda Polres Bima Kota AKP Munir, Kapolres Kab. Bima AKBP Bagus Satria Wibowo, Sekda  Kota Bima Drs H Muhtar Landa MH, Kepala Bakesbangpol Kota Bima Drs H Ach Fatoni, Ustadz Gunawan, Ustadz Iwan alias Wawan, jajaran perwira Kodim 1608/Bima, FKPD Kota Bima dan Kabupaten Bima, dan peserta latihan pelajar SMPN di Kota Bima dan Kabupaten Bima. [MR]