Ada 4000 lebih Anggota LDII, di mana Arah Dukungan Berlabuh untuk Pilkada Kabupaten Bima?

Iklan Semua Halaman

.

Ada 4000 lebih Anggota LDII, di mana Arah Dukungan Berlabuh untuk Pilkada Kabupaten Bima?

Kamis, 29 Agustus 2019
Ketua LDII Bima, Ustadz Umar Hamdan. Foto US Berita11.com.

Bima, Berita11.com— Di mana arah dukungan organisasi masyarakat (Ormas) seperti Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) akan berlabuh pada Pilkada 2020 Kabupaten Bima? Pertanyaan tersebut menarik diulik.

Nah, Ketua LDII Bima, Ustadz Umar Hamdan mengisyaratkan organisasi yang dipimpinnya bersikap independen dengan memberikan kebebasan kepada jemaah LDII dalam menentukan pilihan.

Ditegaskannya, LDII adalah organisasi yang bersifat independen dan tidak memiliki afiliasi terhadap partai politik maupun kelompok tertentu. “LDII adalah organisasi yang independen. Jadi, kita serahkan sepenuhnya kepada warga,” katanya di Monggonao, belum lama ini.

Kendati bersikap independen, LDIII memiliki kriteria tertentu untuk calon pemimpin sebagaimana pada pemilihan Wali Kota Bima. Hal itu juga berlaku untuk Pilkada Kabupaten Bima.

“Ada kriteria-kriteria yang harus kita lihat dari calon-calon pemimpin kota maupun kabupaten kita. Jadi kita serahkan sepenuhnya kepada warga (anggota LDII), kita independen,” katanya.

Disinggung adanya polemik kepemimpinan perempuan oleh sebagian pihak di tengah masyarakat. Umar Hamdan menegaskan, organisasi yang dipimpinnya tidak mempersoalkan kepemimpinan perempuan.

“Siapa saja yang penting untuk kemaslahatan masyarkaat, tidak mempermasalahkan.  Kita serahkan kepada setiap anggota. Kita independen, karena LDII adalah organisasi yang indepeden, tidak afiliasi dengan siapapun, dengan parpol manapun,” tandasnya.

Disebutkannya, jumlah anggota LDII setiap tahun bertambah. Untuk pengurus dan jumlah anggota tettap mencapai ratusan orang, sedangkan kategori anggota tidak tetap hingga 4.000 orang.


“Alhamdulillah (grafiknya bertambah terus) karena kita niatnya amar ma’ruf nahi mungkar. Tetap Allah memberikan pertolongan dan orang mempercayai apa yang kita sampaikan. Masyarakat sudah dapat menerima dengan baik,” katanya. [US]