Antisipasi Potensi Bahaya, Lubang Gas di Palibelo sudah Ditutup

Iklan Semua Halaman

.

Antisipasi Potensi Bahaya, Lubang Gas di Palibelo sudah Ditutup

Rabu, 28 Agustus 2019
Lubang Bor Dangkal di Sekitar Persawahan di Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima yang Menyemburkan Gas Methane.


Bima, Berita11.com— Untuk mengantisipasi potensi bahaya, Bagian Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Bima dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bima sudah menutup lubang gas methane di Desa Belo Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima yang lokasinya tak jauh dari Desa Talabiu Kecamatan Woha.

Kepala Bagian SDA Setda Kabupaten Bima, Drs H Zainuddin mengatakan, sejak 15 Agustus 2019 setelah mengetahui adanya informasi gas hasil pemboran dangkal oleh warga di lokasi itu, pihaknya langsung turun ke lokasi melaksanakan pengecekan.

“Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan kita sudah tutup lubang bor itu. Karena dikuatirkan beracun. Kata Pak Firdaus Kabid (alumnus Teknik Geologi) itu gas methane,” ujar H Zainuddin saat dihubungi melalui Ponsel, Rabu (28/8/2019).

Diakuinya, pemerintah daerah belum berpikir melakukan rangkaian penelitian maupun rencana pemanfaatan sumber daya alam tersebut. upaya penutupan untuk mengantisipasi potensi bahaya.

“Jadi pemilik lahan itu seorang ibu, anaknya tugas di Papua. Itu bukan masuk lokasi Desa Dore tapi Desa Belo walaupun dekat dengan Talabiu dan nggak sampai satu kilo. Karena sebelumnya saya lama jadi Camat Palibelo dan saya tahu lokasi-lokasinya,” katanya. [US]