Babinsa dan PMK Padamkan Api di Nggaro Kumbe, Dandim Bima Imbau Warga Hindari Land Clearing cara Dibakar

Iklan Semua Halaman

.

Babinsa dan PMK Padamkan Api di Nggaro Kumbe, Dandim Bima Imbau Warga Hindari Land Clearing cara Dibakar

Sabtu, 31 Agustus 2019
Babinsa  Rabadompu Timur dan Kumbe Bersama Masyarakat dan Juru PMK Berjibaku dengan Api yang Melahap Hutan Jati di Nggaro Kumbe Kecamatan Raba Kota Bima, Jumat (30/8/2019) Malam. Dokumen Kodim 1608/ Bima.


Kota Bima, Berita11.com— Babinsa Pelda Ruslan dan Serma Aidin yang bertugas di Kelurahan Rabadompu Timur dan Kelurahan Kumbe Kecamatan Raba Kota Bima bersama juru pemadam kebakaran (PMK) Kota Bima berhasil memadamkan api yang melahap hutan jati di pegunungan jati di wilayah kedua kelurahan tersebut, Jumat (30/8/2019) malam.

Dandim 1608/ Bima, Letkol Inf. Bambang Kurnia Eka Putra menjelaskan, kebakaran di hutan jati di pegunungan Kelurahan Kumbe dan Kelurahan Rabadompu Timur tersebut berawal dari kegiatan masyarakat yang membakar tumpukan sampah di pinggir jalan menuju Oi Fo’o dan di pinggir pegunungan Nggaro Kumbe sekira pukul 17.00 Wita. Api tersebut kemudian merembet hingga hutan jati di pegunungan Kelurahan Kumbe dan Kelurahan Rabadompu Timur.

Sekira Pukul 20.45 Wita, Babinsa kedua wilayah tersebut, Pelda Ruslan dan Serma Aidin bersama warga dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bima dengan menggunakan berbagai peralatan serta unit mobil Damkar melakukan pemadaman api yang membakar hutan jati serta semak-semak kedua gunung tersebut.

“Sekira pukul 21.00 Wita api berhasil dipadamkan di kedua tempat tersebut, baik yang di jalan menuju Oi Fo'o Kelurahan Kumbe maupun di pegunungan Nggaro Kumbe Kelurahan Rabadompu Timur Kota Bima,” sebut Dandim.


Dandim Bima mengimbau masyarakat khususnya petani yang melaksanakan pembersihan areal ladang atau kebun menghindari pembersihan (land clearing) dengan cara membakar. Karena bila api merembet akan sulit dikendalikan.

“Saat membuang puntung rokok, yakinkan puntung tersebut telah mati. Mari sama-sama kita jaga lingkungan kita,” ajaknya.

Ditambahkannya, puncak musim kemarau yang disertai cuaca yang sangat panas dan kering akan mudah memicu kebakaran, baik karen faktor kesengajaan maupun tidak disengaja. 

“Bila kita membakar sampah, lokalisasi agar tidak merembet dan yakinkan api telah benar-benar padam saat kita tinggalkan,” imbaunya. [AD]