Bupati Bima Diharapkan Percepat Realisasi Pembangunan Jembatan Lewamori

Iklan Semua Halaman

.

Bupati Bima Diharapkan Percepat Realisasi Pembangunan Jembatan Lewamori

Minggu, 04 Agustus 2019
Ilustrasi.


Bima, Berita11.com— Sejumlah warga Kabupaten Bima mendesak Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE mempercepat realisasi pembangunan jembatan Lewamori yang menghubungkan Kecamatan Bolo dengan Kecamatan Palibelo sehingga memperpendek jalur transportasi ke Kota Bima.

Warga Desa Bajo Kecamatan Soromandi Andi Gunawan  berharap Bupati Bima segera menggenjot rencana pembangunan jembatan tersebut. Keberadaan jembatan Lewamori sangat penting untuk mendongkrak perekonomian masyarakat Bima terutama bagian wilayah Barat dan Utara, karena umumnya masyarakat memiliki kepentingan ke Kota Bima.Bahkan kadan setiap hari untuk menghidupkan ekonomi di wilayah Kabupaten Bima

“Misalnya seperti kami yang usaha di Kabupaten Bima sering berbelanja di wilayah Kota Bima. Jadi kehidupan ekonomi di Kabupaten Bima banyak bergantung persediaan barang di Kota Bima. Kalau sudah ada jembatan yang mempersingkat waktu tempuh, maka ekonomi masyarakat akan semakin hidup. Kalau jalur transportasi laut biasanya harus nunggu waktu lama,” katanya di Soromandi, Minggu (4/8/2019).

Ia berharap Bupati Bima merealisasikan pembangunan jembatan Lewamori sebelum berakhirnya masa kepemimpinan periode pertama berakhir. “Mudah-mudahan dapat segera direalisasikan. Jembatan Lewamori itu sangat strategis dan sangt penting untuk warga,” katanya.

Secara terpisah Wakil Ketua Badan Permusyaratan Desa (BPD) Nggembe Kecamatan Bolo, Sukriyadin juga berharap Bupati Bima mempercepat realisasi pembangunan jembatan Lewamori sebelum masa tugasnya berakhir.

“Keberadaan jembatan Lewamori sangat penting. Sangat membantu warga masyarakat yang umumnya biasa memiliki kepentingan akses ke Kota Bima maupun sebaliknya,” katanya.

Menurutnya, jika jembatan Lewamori sudah terwujud, maka dengan sendirinya perekonomian masyarakat Kabupaten Bima bagian wilayah Barat dan Utara akan semakin tumbuh dan berkembang. Demikian halnya warga Kota Bima yang memiliki kepentingan dan kegiatan di wilayah Kabupaten Bima.

“Misalnya pengeluaran orang tua untuk biaya anaknya yang sekolah dan kuliah bisa ditekan. Karena dengan adanya jembatan itu mereka cukup pergi pulang, tidak perlu lagi tinggal kos, sehingga bisa menekan biaya yang dikeluarkan oleh masyarakat yang memng memiliki banyak beban pengeluaran. Sebagian besar penduduk Kabupaten Bima kuliahnya itu di kampus-kampus di wilayah Kota Bima,” katanya.

Sukriyadin juga menambahkan, keberadaan jembatan Lewamori juga menjadi solusi pertumbuhan dan geliat ekonomi di desa-desa terpencil seperti Kecamatan Tambora dan Kecamatan Sanggar maupun sebagian wilayah Soromandi serta wilayah Kecamatan Bolo dan Madapangga.

“Manfaatnya juga kan bisa memperpendek jalur transportasi ke Dompu. Begitu banyak manfaatnya, ada multiplier effect positif yang akan tumbuh. Maka harapannya bupati mempercepat realisasi jembatan Lewamori,” katanya.

Seperti diketahui sebelumnya, Bappeda Bima telah menyusun detail engineering design jembatan Lewamori tersebut. demikian halnya dari sisi dokumen lingkungan sudah melewati masa feasibility study.

Secara terpisah sebelumnya, Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan/ Tatapem Setda Kabupaten Bima, Drs H Masykur MM menyebutkan, pihaknya telah melakukan pembebasan lahan di sekitar bagian depan kampus Vokasi UNRAM Desa Sondosia Kecamatan Bolo hingga sekitar wilayah tambak yang merupakan bagian jalur yang menghubungkan Jembatan Lewamori. [RD]