Digon: Pak Wabup Komunikasi Terpisah ke PDIP, Peluang Koalisi Terbuka untuk Siapa saja!

Iklan Semua Halaman

.

Digon: Pak Wabup Komunikasi Terpisah ke PDIP, Peluang Koalisi Terbuka untuk Siapa saja!

Selasa, 13 Agustus 2019
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bima, Nurdin Amin SH. Foto  US Berita11.com.

Bima, Berita11.com— Meskipun di daerah bukan sebagai partai politik (Parpol) dengan jumlah perolehan kursi yang banyak, keberadaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih diperhitungkan. Terbukti banyak figur yang merapat hendak mendapatkan partai pemenang Pemilu 2019, termasuk Drs H Dahlan M Noer M.Pd yang masih menjabat sebagai wakil bupati (Wabup) Bima.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bima, Nurdin Amin SH menyebutkan, selain Drs H Dahlan M Noer M.Pd yang melaksanakan komunikasi terpisah dengan pihaknya, figur lain yang ingin mendapatkan partai banteng yaitu mantan Bupati Bima Drs H Syafruddin M Noer M.Pd dari Partai Nasdem, Ketua PAN Kabupaten Bima Muhammad Aminurllah SE alias Maman, Ady Mahyudi PAN dan Ketua Partai Golkar Kabupaten Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE.

“Kita sudah melaksanakan Rakerda kemarin juga. Kemarin juga saya dipertananyakan DPD. Sementara ini yang sudah melaksanakan komunikasi dengan PDI Perjuangan sudah banyak, ada H Syafruddin M Noer, ada Indah Dhamayanti Putri, ada Pak Wakil Dahlan M Noer, komunikasi terpisah ini. Kemudian ada Ady Mahyudi, Maman juga, namanya mereka ingin memperkuat kekuatan sehingga PDIP juga tidak dilupakan,” ujar pria yang akrab disapa Digon ini di Sanolo Kecamatan Bolo, Senin (12/8/2019).

Menurutnya, meskipun sudah ada komunikasi awal pihaknya dengan partai koalisi nasional seperti Partai Golkar, akan tetapi tidak menutup kemungkinan PDI Perjuangan di Kabupaten Bima membentuk kekuatan (poros)  baru bersama partai lain seperti Partai Nasdem, Partai Hanura, PKB melakukan koalisi mengusung figur bersama.

“Nanti kita lihat perkembangannya seperti apa, ketika tidak menguntungkan secara politis kita bisa ambil sikap dari pihak lain. Bisa saja ada poros baru, kita buat poros yang tidak ada, itu urusan nanti,” katanya.

Adapun berkaitan arahan Ketua Umum PDI Perjuangan maupun DPP, Digon mengungkapkan bahwa partai banteng adalah Parpol yang bersifat terbuka untuk siapapun, termasuk membentuk koalisi bersama sejumlah partai seperti Nasdem, PKB maupun Partai Hanura.

“Arahan dari pusat, Ibu Mega (Ketum PDIP) yang jelas kita diperintahkan untuk bagaimana membangun komunikasi. Nanti kriteria-kriteria itu kan tidak bisa oleh PDIP sendiri karena kita di sini dalam kondisi ynag tidak begitu signifikan (jumlah kursi). Insya Allah kita terbuka untuk siapa pun, di luar kader,” katanya.   

Sebelumnya, PDI Perjuangan telah melaksanakan Rakerda dan kongres V di Bali. [US]