Final Kejuaraan Volly Ball Kapolres Cup Berakhir Ricuh, Tersisa Luka dan Duka

Iklan Semua Halaman

.

Final Kejuaraan Volly Ball Kapolres Cup Berakhir Ricuh, Tersisa Luka dan Duka

Kamis, 01 Agustus 2019
Kapolres Dompu AKBP Erwin Suwondo, S.IK.M.IK saat penyerahan Hadiah. Foto Din Metro.


Dompu, Berita11.com - Malam final kejuaraan Volly Ball dalam rangka memperebutkan Kapolres Cup antara tim putra dari Bakajaya berhadapan dengan tim putra BPN Kandai Dua pada Rabu malam (31/7/2019) berakhir ricuh.

Pertandingan yang cukup sengit dimenangkan BPN Kandai Dua itu, Mengisahkan derita yang cukup serius dialami salah satu penonton Rafni warga Desa Bakajaya yang merupakan putri kandung dari Pimpinan Redaksi media Suara Dompu Agus Mursudin akibat sambaran batu yang tiba-tiba datang dari arah luar lapangan di saat selfi dengan salah satu pemain hingga dilarikan ke Puskesdes setempat.

Tak hanya itu, duka yang mendalam dialami Rafni, ibarat jatuh tertimpa tangga. Setelah disambar batu dan tidak sadarkan diri saat dibopong oleh sejumlah pengunjung lainnya, Handphone (HP) meliknya raib, hingga saat ini tidak tau keberadaannya.

Akibat kejadian itu, Agus Marsudin melaporkan ke pihak kepolisian di Sektor Woja Polres Dompu untuk dimintai pertanggungjawaban panitia penyelenggara atas apa yang dialami putrinya.

“Saya telah melaporkan kejadian yang menimpa anak saya, karena menurut saya mereka lalai dalam pengamanan saat penutupan pertandingan Volly Ball, hingga saat ini anak saya masih dirawat di Puskesmas Dompu Barat,” ungkapnya.

Menurut Agus, pelemparan tersebut mengakibatkan putrinya mengalami luka bocor di bagian kepala yang cukup serius hingga dilakukan jahit beberapa kali oleh tim Medis Puskesmas tersebut.

“Anak saya dijahit sebanyak delapan kali dan HP anak saya sampai saat ini tidak bisa dihubungi,” jelasnya.

Untuk diketahui kegiatan Volly Ball tersebut dalam rangka memperingati Hari ulang tahun Bhayangkara yang ke 73 tahun yang diselenggarakan oleh Mapolres Dompu di Lapangan Baka Sakti Desa Bakajaya Kecamatan Woja Kabupaten Dompu NTB. [RIS]