Jambret Pelajar saat Siang Bolong, Motor Mogok, Upz.. lalu Digebuk Warga

Iklan Semua Halaman

.

Jambret Pelajar saat Siang Bolong, Motor Mogok, Upz.. lalu Digebuk Warga

Minggu, 18 Agustus 2019
Anak di Bawah Umur Penjambret Pelajar 13 Tahun Digelandang Aparat Kepolisian. 


Bima, Berita11.com— Dua remaja berinisial AA dan MA asal Desa Ngali Kecamatan Belo Kabupaten Bima menjadi bulan-bulanan warga yang melampiaskan kemarahan, Minggu (18/8/2019) siang. Keduanya nekat melancarkan aksi jambret siang bolong terhadap Putri Luna Heryanto, pelajar 13 tahun asal Desa Samiliki Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Kapolres Bima AKBP Bagus Satrio Wibowo, S.I.K melalui Kasubag Humas Polres Bima IPTU Hanafi menjelaskan, peristiwa penjambretan yang dialami pelajar 13 tahun tersebut berawal saat korban pulang dari kawasan wisata Pantai Kalaki Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima.

Saat itu, korban dibonceng temannya menggunakan sepeda motor matic EA2406XL. Tak lama kemudian, korban dipepet oleh para pelaku yang menggunakan sepeda motor tanpa nomor polisi berkecepatan tinggi. pelaku mengambil gawai (handphone) yang dipegang korban, kemudian berupaya kabur ke arah selatan menuju Desa Tente Kecamatan Woha.

“Aksi para pelaku sempat diteriaki jambret oleh korban dan saksi, sambil mengejar para pelaku,” ujar IPTU Hanafi.

Kemudian tidak jauh dari TKP, sepeda motor yang digunakan pelaku mengalami mogok hingga salah satu pelaku atas berinisial MA berhasil ditangkap warga, sedangkan dan temannya berinisial AA  berupaya kabur meninggalkan sepeda motor miliknya, dengan kabur ke arah barat persawahan di Desa Rabakodo Kecamatan Woha.

Dikatakan IPTU Hanafi, warga sekitar berusaha mengejar dan akhirnya berhasil menangkap pelaku. Sang jambret kemudian dikeroyok massa.

“Anggota Polsek Woha sedang tugas piket SPKT mendapat infomasi dari masyarakat terkait adanya kejadian jambret menyikapi dengan mendatangi TKP dan berupaya mengevakuasi salah satu pelaku yang sudah dianiaya oleh warga dan pelaku berhasil diselamatkan dari aksi main hakim sendiri warga kemudian para pelaku dibawa ke Mapolsek Woha guna dimintai keterangan,” jelas IPTU Hanafi.

Di TKP, aparat kepolisian berhasil mengamankan barang bukti  sepeda motor  warna hitam tanpa Nopol, sebilah parang dan belati.

Kapolres Bima AKBP Bagus S. Wibowo S.I.K melalui Kasubbag Humas IPTU Hanafi mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan termasuk yang dibonceng agar dalam mengendarai sepeda motor tidak memperlihatkan barang-barang berharga seperti perhiasan, HP dan barang berharga lainnya karena akan memberi peluang kepada pelaku kejahatan.

“Juga diimbau agar tidak melakukan main hakim sendiri terhadap pelaku bila tertangkap tangan dan diserahkan kepada kepolisian untuk dilakukan proses hukum,” imbau Kapolres. [MR]