Kepala Kepolisian Subsektor Soromandi, Camat dan Pol PP Bergelut dengan Karhutla

Iklan Semua Halaman

.

Kepala Kepolisian Subsektor Soromandi, Camat dan Pol PP Bergelut dengan Karhutla

Selasa, 27 Agustus 2019
Kondisi Hutan di So Lia Desa Punti Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima yang Diduga Dibakar Warga yang Membersihkan Lahan untuk Kebutuhan Pertanian. Api Merambat hingga Lahan Hutan di Desa Setempat.


Bima, Berita11.com— Anggota Kepolisian Subsektor Soromandi yang dipimpin Kapol Subsektor setempat, IPDA Sofyan Hidayat S.Sos, Camat Soromandi dan sejumlah anggota Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kecamatan Soromandi berupaya memadamkan api di So Lia Dusun Lia Desa Punti Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima, Senin (26/8/2019) petang.

Api di So Lia Desa Punti melahap rumput, daun jati dan semak belukar kering. Luasnya lebih kurang lima hektar yang terdiri dari lahan milik warga dan perbukitan di So Lia.

Kapolres Bima AKBP Bagus S Wibowo S.I.K melalui Kasubag Humas Polres Bima IPTU Hanafi menjelaskan, pukul 19.30 Wita, anggota Pol Subsektor Soromandi, Pol PP serta beberapa orang warga tiba di lokasi kebakaran dan berupaya memadamkan api yang menjalar ke bagian lereng bukit.

“Sebelum turun lokasi,  Ka Polsubsektor Soromandi IPDA Sofyan  Hidayat S. Sos telah melakukan koordinasi dengan camat dan Kasi Trantib untuk bersama-sama memadamkan api tersebut,” ujar IPTU Hanafi. 

Sekira pukul 20.00 Wita, Camat S, Kasi Trantib Kecamatan Soromandi dan Kades Punti tiba di lokasi bersama 15 orang warga desa setempat. Kemudian berupaya memadamkan api di bagian atas perbukitan menggunakan ranting kayu. Sekira pukul 20.40 Wita, api berhasil dipadamkan.


“Karhutla terjadi diduga akibat adanya masyarakat yang sengaja membakar lahan dengan maksud untuk pembersihan sebelum tiba musim tanam,” jelas IPTU Hanafi.

Menyikapi peristiwa tersebut, Kapolres Bima  AKBP Bagus S. Wibowo S.I.K melalui Kasubbag Humas IPTU Hanafi  tetap mengajak dan mengimbau masyarakat agar menghentikan dan meninggalkan kebiasaan membakar lahan sebelum musim tanam yang mana kebiasaan tersebut akan merusak lingkungan hidup.  [MR]