Langka, Suasana Haru Warnai Pernikahan Tahanan Polres Bima

Iklan Semua Halaman

.

Langka, Suasana Haru Warnai Pernikahan Tahanan Polres Bima

Sabtu, 03 Agustus 2019
Di tengah Statusnya sebagai Tahanan Polres Bima Berkaitan Kasus Curat, Imam Wahyudin Meminta Izin Aparat Kepolisian untuk Melangsungkan Pernikahan dengan Calon Istrinya. Akad Nikah Berlangsung Haru di Masjid At Taubah Polres Bima di bawah Pengawalan Aparat Kepolisian, Jumat (2/8/2019).


Bima, Berita11.com— Jumat 2 Agustus 2019 menjadi sejarah hidup bagi Imam Wahyudin, warga Desa Diha Kecamatan Belo Kabupaten Bima. Di tengah menjalani proses hukum dan menjadi tahanan Polres Bima, ia meminta izin pada pihak aparat penegak hukum untuk membuka lembaran baru melangsungkan pernikahan dengan Nurfaujiah, wanita satu kampungnya.

Suasana haru mewarnai pernikahan tahanan Polres Bima terkait kasus Curat tersebut. Prosesi akad nikah berlangsung di Masjid At Taubah Polres Bima di bawah pengawalan aparat Unit Pidana Umum (Pidum) Satuan Reserse dan Krimimal dan Satuan Tahti Polres Bima, Jumat (2/8/2019) sore.

Kapolres Bima AKBP Bagus Satrio Wibowo, S.I.K melalui Kasubag Humas Polres Bima IPTU Hanafi menjelaskan, pengantin laki-laki Imam Wahyudin merupakan tahanan Polres Bima yang tersangkut perkara pencurian dengan pemberatan (Curat) sepeda motor milik Nuraini di Taman Panda Palibelo pada 24 Juli 2019 lalu.

“Pernikahan tersebut merupakan permintaan dari kedua pihak keluarga mempelai karena sebelum sdra Imam Wahyudin dilakukan penangkapan dan penahanan  telah ada rencana pernikahan itu dari kedua belah pihak, sehingga terhadap kedua orang itu diberikan kesempatan untuk menyelesaikannya,” jelas IPTU Hanafi.

Pernikahan tersebut juga disaksikan wali dari mempelai wanita, sejumlah kerabat Imam Wayudin, pegawai kantor urusan agama (KUA) Kecamatan Belo, Kepala Desa Diha Hasan, tokoh agama dan tokoh masyarakat Desa Diha.


Kepala Desa Diha Kecamatan Belo, Hasan mengungkapkan ucapan terima kasih banyak kepada Kapolres Bima AKBP Bagus Satrio Wibowo S.I.K yang telah memberikan izin dan menyediakan tempat pelaksanaan akad nikah.

Pernikahan tahanan yang dalam proses hukum terbilang langka. Pengantin laki-laki tersebut sedang menjalani proses hukum dan status sebagai tahanan Polres Bima. [MR]