Maksud Hati hanya Latihan, Peluru Senapan Angin Milik S Ternyata Lukai Mata Warga

Iklan Semua Halaman

.

Maksud Hati hanya Latihan, Peluru Senapan Angin Milik S Ternyata Lukai Mata Warga

Minggu, 04 Agustus 2019
Pria Berinisial S, Pegawai Honorer yang Merupakan Pemilik Senapan Angin yang Melukai Warga Desa Nata saat Mengamankan diri di kantor Polisi. 

Bima, Berita11.com— Meskipun bukan senjata api, memegang senapan angin terlihat keren bagi sebagian orang. Namun jika tak hati-hati menggunakannya bisa menjadi bencana bagi penggunanya. Seperti yang dialami warga Desa Nata Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima berinisial S. Awalnya bermaksud latihan menembak target papan kayu yang dibuat, namun peluru dari moncong senapan anginnya mengenai mata warga lainya.

Akibat dari peristiwa tersebut S harus berusan dengan aparat kepolisian. Ia mengamankan diri di kantor Pol Subsektor Palibelo, Minggu (4/8/2019).

Kapolres Bima AKBP Bagus Satrio Wibowo, S.I.K melalui Kasubag Humas Polres Bima, IPTU Hanafi mengatakan, Kepala Pol Subsektor Palibelo IPDA Sumardin dan anggota Bhabinkamtibmas Desa Nata menerima S, terduga pelaku tindak pidana kelalaian penggunaan senapan angin yang menyebabkan orang lain mengalami luka.

IPTU Hanafi menyebutkan, korban yang terkena peluru nyasar dari senapan angin milik S yaitu Salahuddin (45 tahun), warga RT 03/01 Dusun Oi Saja Desa Nata, yang merupakan satu kampung dengan S, pemilik senapan angin.

Dijelaskannya, S melaksanakan latihan menembak menggunakan senapan angin merek Sharp Tiger di halaman rumahnya.

“Sempat menembak sasaran menggunakan papan kayu yang sudah dibuat lingkaran sebanyak 3 kali. Tiba-tiba datang salah satu saksi menanyakan pada pelaku apakah kamu yang melakukan penembakan dengan senapan angin, dan pelaku menjawab iya saya yang melakukan. Lalu saksi memberitahu kepada pelaku bahwa peluru senapan angin sudah mengenai korban di bagian mata sebelah kanan,” ujar IPTU Hanafi.

Pasca peristiwa tersebut, korban diantar kerabatnya ke RSUD Bima untuk mendapatkan perawatan medis.

Dikatakan IPTU Hanafi, untuk menghindari kemarahan  keluarga korban, Kepala Kepolisian Subsektor Palibelo IPDA Sumardin dan Bhabinkamtibmas Desa Nata menyerahkan S beserta barang bukti senapan angin merk Sharp Tiger dan papan sasaran tembak ke Satuan Reskrim Polres Bima untuk proses penyidikan.

Kapolres Bima AKBP Bagus S.Wibowo S.I.K melalui Kasubag Humas IPTU Hanafi mengimbau kepada masyarakat khususnya kerabat korban agar mempercayakan dan menyerahkan sepenuhnya  penanganan proses hukum kepada pihak kepolisian.

“Tidak melakukan tindakan balas dendam atau main hakim sendiri,” imbau Kapolres Bima melalui IPTU Hanafi. [MR]