Ops Bina Kusuma Gatarin 2019 Berakhir, Polres Bima Tetap Patroli Rutin Preman, Gelandangan dan Anjal

Iklan Semua Halaman

.

Ops Bina Kusuma Gatarin 2019 Berakhir, Polres Bima Tetap Patroli Rutin Preman, Gelandangan dan Anjal

Jumat, 02 Agustus 2019
Kegiatan Operasi Bina Kusuma Gatarin 2019 yang Dilaksanakan Personel Polres Bima di Terminal Tente dan Sejumlah Lokasi lain.


Bima, Berita11.com— Ops Bina Kusuma Gatarin 2019 yang dilaksanakan mulai 19 Juli 2019 lalu berakhir pada pukul 24.00 Wita Jumat 2 Agustus 2019. Meskipun demikian, Kepolisian Resor (Polres) Bima mengisyaratkan akan melaksanakan patroli rutin premanisme, gelandangan, dan anak jalanan (Anjal).

Hal tersebut diisyaratkan Kapolres Bima AKBP Bagus Satrio Wibowo S.I.K melalui Kasubag Humas Polres Bima IPTU Hanafi.

Hanafi menjelaskan, selama dua pekan operasi tersebut melibatkan 73 personel Polres Bima. Selama Ops Bina Kusuma Gatarin 2019 berlangsung, personel yang terlibat operasi menyisir tempat-tempat keramaian, objek wisata, pasar, kompleks pertokoan, kawasan Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, Pantai Kalaki, jalan baru Panda Palibelo dan Terminal Tente.

Selama melaksanakan operasi hasilnya tidak ditemukan pelaku premanisme, gelandangan,  pengemis dan anak jalanan. Berhubung  wilayah hukum Polres Bima tidak seramai daerah  dan kota lain,  maka personel yang terlibat dalam Operasi Bina Kusuma Gatarin 2019 mengedepankan tindakan pencegahan dengan  melakukan pembinaan terhadap  buruh pasar,  buruh terminal,  tukang parkir dan memberikan imbauan  masyarakat yang berada pada  tempat tersebut,” katanya, Jumat (2/8/2019).

Pasca masa Ops Bina Kusuma Gatarin 2019 berakhir, patroli dan operasi rutin akan dilaksanakan personel Polres Bima dengan sasaran premanisme, gelandangan, pengemis dan Anjal.

“Karena (kelompok tersebut) sangat mengganggu dan  meresahkan masyarakat, diharapkan partisipasi dan kerja sama masyarakat apabila melihat dan mengetahui masalah tersebut di atas dapat melaporkan pada kantor  kepolisian terdekat,” imbau Hanafi. [MR]