Sosialisasi Saber Pungli Digelar, Pokja Pencegahan dan Intelijen Diminta Maksimal

Iklan Semua Halaman

.

Sosialisasi Saber Pungli Digelar, Pokja Pencegahan dan Intelijen Diminta Maksimal

Kamis, 01 Agustus 2019

Sosialisasi Saber Pungli bagi Pengelola Dana Desa dan Dana BOS yang Digelar di Kantor Caamat Woha.

Bima, Berita11.com— Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Kabupaten Bima menggelar sosialisasi Saber Pungli bagi pengelola dana desa dan dana bantuan operasional sekolah (BOS) di Aula Kantor Camat Woha, Rabu (31/7/2019).

Ketua Satgas Saber Pungli UPP Kabupaten Bima, Kompol Abdi Mauluddin S.Sos menyampaikan kelompok kerja (Pokja) tim pencegahan juga harus maksimal dan intelijen harus melakukan penyelidikan yang akurat berkaitan infomasi yang masuk dan laporan masyarakat.

“Agar kerja tim Saber Pungli Kabupaten Bima dapat berjalan sesuai yang diharapkan dan ke depannya dalam mengoptimalkan pencegahan dan sosialisasi, Pokja akan melakukan sosialisasi yang masif dengan mendatangi instansi yang berhubungan langsung dengan layanan publik,” kata Kompol Abdi Mauluddin yang juga Waka Polres Bima.

Sejumlah poin yang dipaparkannya berkaitan definisi Pungli, dasar hukum Saber Pungli, dampak Pungli, struktur dan tugas Satgas Saber Pungli, sebab budaya Pungli dan jenis sanksi pidana yang diterapkan oleh Satgas Saber Pungli.

Ketua Satgas Saber Punlgli Kompol Abdi Mauluddin juga menyampaikan arahan bahwa Inspektorat bisa menjadi role model (contoh) bagi OPD, kepala desa dan kepala sekolah di lingkup Pemerintah Kabupaten Bima berkaitan pengelola anggaran negara di Kabupaten Bima dan dalam menindak pelaku Pungli.

Abdul Wahab Ajak Wujudkan Zero Pungli di Kabupaten Bima

Inspektur Kabupaten Bima, Abdul Wahab SH berharap melalui kegiatan sosialisasi tersebut dapat diketahui apa yang boleh dan tidak boleh dikerjakan berkaitan Pungli. Kegiatan tersebut sekaligus mempertegas komitmen bersama mewujudkan zero Pungli di Kabupaten Bima.

Dikatakannya, keberadaan pemerintah sebagai pelayan publik (public service) yang dituntut mengakselerasi pencapaian tujuan pelayanan publik yaitu mewujudkan batasan dan hubungan yang jelas tentang hak dan tanggung jawab, kewajiban dan kewenangan dalam mewujudkan pelayanan publik yang layak.

“Diharapkan juga melalui forum komunikasi ini bisa menjadi bahan evaluasi kinerja kita semua, khusunya Kades dan kepala sekolah,” katanya.

Mantan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Bima ini juga mengingatkan  para Kades  dan Kasek sebagai pengelola keuangan negara berhati-hati dalam melaksanakan tugas mengelola anggaran yang diamanatkan.

“Karena Tim Saber Pungli sudah terbentuk di Kabupaten Bima dan telah menjalankan tugas akan melakukan OTT. Sebab Pungli dapat merusak tatanan pemerintahan,” ujar Kepala Inspektorat Kabupaten Bima.

Pemerintah dan masyarakat risau dengan adanya Pungli, maka pemerintah memandang perlu mewadahi tindakan Pungli sehingga dapat diberantas.

“Wadah tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden RI Nomor 87 tahun 2016.  Oleh karenanya perlu juga didukung dengan anggaran mengingat ada beberapa kelompok kerja hingga perlu perhatian kita bersama,” katanya.

Selain Kepala Inspektorat Kabupaten Bima Abdu Wahab SH, kegiatan juga diikuti Irban 3 Inspektorat Kabupaten Bima Andi Haris, Camat Woha Irfan Dj SH, Kades se-Kecamatan Woha, Belo dan Palibelo, kepala SD dan SMP se-Kecamatan Woha, Belo dan Palibelo. [MR]