Zulchijjah: Demi Capaian Bima Ramah, DILAN Diharapkan Berlanjut pada Pilkada 2020

Iklan Semua Halaman

.

Zulchijjah: Demi Capaian Bima Ramah, DILAN Diharapkan Berlanjut pada Pilkada 2020

Kamis, 15 Agustus 2019
Zulchijjah. Foto Ist.


Bima, Berita11.com— Pilkada Kabupaten Bima memang masih jauh, namun diskursus soal siapa yang akan bertarung sudah mulai deras bergelinding di tengah publik. Mulai dari pasang memasang kandidat hingga nama-nama baru yang digadang-gadang siap bertarung. Bahkan Hj Indah Damayanti Putri (IDP) dan Dahlan M Noer (DILAN) diprediksi akan berlawanan pada kompetisi tahun 2020. Belakangan, nama Sekda kabupaten Bima juga ikut terseret.

Merespon hal tersebut, Zulchijjah, alumnus Magister Politik Jakarta, menilai peristiwa munculnya tokoh-tokoh baru adalah hal wajar dalam berdemokrasi. Semakin kencang kompetisi, semakin bagus dan itu menandakan Bima tidak miskin tokoh. Semua punya peluang yang sama. Namun agak aneh bila ada yang mengatakan IDP dan Dahlan akan menjadi dua variabel yang saling “menghabisi” nantinya.

“IDP dan Dahlan masih terikat janji menuntaskan visi Bima Ramah. Capaian Bima Ramah hari ini harus dituntaskan, tentu tidak cukup lima tahun, harus 10 tahun agar benar-benar dirasakan masyarakat capaian itu. IDP dan Dahlan sama-sama bertanggung jawab atas keberlangsungan Bima Ramah. Karenanya di 2020 nanti harusnya kembali berpasangan”. 
katanya di Bima, Selasa (13/08/2019).

Menurutnya, akan aneh jika IDP dan Dahlan bersaing satu sama lainnya, sebab nasib Bima Ramah bisa tak terurus dan dampaknya dirasakan rakyat. Sejauh yang bisa diamati bersama, Bima Ramah memang belum mencapai hasil maksimal, namun ada sektor-sektor tertentu yang sudah mengalami kemajuan, walaupun belum bisa memuaskan semua pihak.

“Bima Ramah jilid 2 harus dilanjutkan, lebih-lebih Parpol pengusung di tahun 2015 lalu harus ikut ambil peran untuk terus menyatukan dua pemimpin ini. Jangan karena ada kepentingan praktis, lalu enggan berperan, dan membuat kegaduhan yang tidak perlu,” katanya.

Zoe sapaannya, juga menambahkan, agar tim kedua belah pihak bisa saling mensupport untuk kemajuan daerah dan tidak terjebak pada isu perpecahan yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan kepentingan rakyat banyak.

“Sekarang saatnya tim harus kembali bersama membantu juga mengawal IDP dan Dahlan melanjutkan misi kemajuan daerah,” tutupnya. [MR]