Bripda Dewi Anggun Sri Wahyuni, Anggota Sat Lantas Polres Bima Juara 2 Lomba MTQ

Iklan Semua Halaman

.

Bripda Dewi Anggun Sri Wahyuni, Anggota Sat Lantas Polres Bima Juara 2 Lomba MTQ

Selasa, 17 September 2019
Kapolres Bima Menyerahkan Bantuan kepada Lima Anggota Polres setempat dan Penghargaan untuk Bripda Anggun Sri Wahyuni, Anggota Satuan Lalu Lintas Polres Bima yang Meraih Prestasi Tingkat Polda NTB.


Bima, Berita11.com— Kepolisian Resor (Polres) Bima mengelar upacara bendera sekaligus pemberian piagam penghargaan untuk anggota yang meraih prestasi, Selasa (17/9/2019). Pada usai memimpin upacara Kapolres Bima AKBP Bagus Satrio Wibowo S.I.K, memberikan penghargaan kepada Bripda Dewi Anggun Sri Wahyuni, anggota Satuan Lalu Lintas Polres Bima yang menorehkan prestasi juara 2 lomba MTQ dan juara harapan 1 lomba MC Bahasa Inggris tingkat Polda NTB dalam rangka HUT ke71 Polwan.

Selain menyerahkan piagam untuk Bripda Dewi Anggun Sri Wahyuni, Kapolres Bima juga menyerahkan bantuan untuk lima anggota Polres setempat yang menjadi korban gempa bumi yaitu Bripka Nyoman Adi Winata,  (Ba SPK), Brigadir Rahman Hadi (Ba Satuan Sabhara), Briptu Cok Egi (Ba Bagian Sumda), Bripda Ida Bagus Keminten (Ba Bagian Sumda), dan Bripda Saiful Bachtiar (Ba Satuan Sabhara).

Dalam amanatnya, Kapolres Bima menyampaikan upacara bendera yang dilaksanakan rutin setiap bulan merupakan salah satu wujud dan upaya dari rasa nasionalisme untuk tetap menggelorakan semangat pengabdian, disiplin dan loyalitas serta kebersamaan sebagai anggota Polri dalam rangka pelayanan kepada masyarakat, bangsa dan negara.

“Seperti yang sering saya sampaikan bahwa saya tetap berkomitmen menerapkan reward and punishment dalam pelaksanaan tugas di Polres Bima. Pada peringatan HUT kemerdekaan kemarin telah memberikan piagam penghargaan kepada dua orang personel Binmas (Bripka Guntur dan Brigadir Wawan Andria) yang berprestasi di tingkat Polda NTB dan kali ini kembali satu orang anggota Satlantas Polres Bima menorehkan prestasi di tingkat Polda NTB yaitu Bripda Dewi Anggun Sri Wahyuni,” kata Kapolres.

Dikatakannya, dengan prestasi-prestasi yang ditorehkan anggota Polres setempat, maka semua patut berbangga bahwa Polres Bima mampu bersaing dengan Satker Polda maupun dengan Polres-Polres lainnya di jajaran Polda NTB.

“Dengan stigma yang selama ini melekat pada Polres Bima sebagai Polres buangan, tapi di sisi lain kita mampu menunjukkan diri dan patut diperhitungkan dalam kualitas personel kita di setiap event dan momen yang kita ikuti,” katanya.

Bagus juga mengatakan, upacara juga rangkaikan kegiatan pemberian santunan kepada personel-personel yang terdampak musibah gempa bumi Lombok pada tahun 2018 lalu. Hal itu membuktikan bahwa pimpinan Polri juga melakukan pendekatan sosial kemanusian di internal sebagai bentuk perhatian terhadap kehidupan personel yang terkena musibah dan untuk eksternal.

“Saya sudah menyiapkan beberapa program sosial kemanusiaan yang tentunya bisa langsung menyentuh masyarakat yang tepat sasaran. Tentunya kita berharap program-program tersebut bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri karena selama ini tugas kita selalu berkecimpung dalam tugas-tugas kepolisian yang bagi sebagian besar masyarakat terkesan mengenyampingkan dan jauh dari sisi sosial kemanusiaan,” katanya.

Dijelaskannya, upaya yang dilakukan pihaknya untuk menunjukkan kehadiran personel Polri pada aspek sisi sosial kemanusiaan bagi masyarakat Kabupaten Bima. “Program yang saya akan laksanakan adalah program bedah rumah bagi masyarakat miskin serta program penyediaan air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan. Bagi saya program ini merupakan salah satu upaya kita memberikan solusi bagi masyarakat bima karena masih banyak masyarakat bima yang belum mempunyai rumah layak huni bahkan ada yang belum mempunyai rumah sama sekali,” katanya.

Dilanjutkannya, permasalahan air bersih dan musim kemarau yang panjang serta kurangnya ketersediaan mata air melanda beberapa desa di wilayah Kabupaten Bima. Saat situasi tersebut, pihaknya mengajak anggota Polres Bima berusaha hadir di tengah-tengah masyarakat melalui pemberian tandon air serta pipa-pipa untuk penyaluran air bersih yang diharapkan bisa meringankan beban dan kesusahan masyarakat.

“Perlu saya sampaikan bahwa semua program tersebut bukan membawa nama saya pribadi sebagai Kapolres Bimaakan tetapi membawa nama rekan-rekan semua dalam sebuah kesatuan yaitu Polres Bima dan setiap kesempatan selalu saya tekankan bahwa tugas yang kita hadapi selama ini adalah tugas dan tanggung jawab kita bersama atas nama Polres Bima. mari kita tetap ikhlas dalam kebersamaan, solidkan langkah, samakan tujuan untuk kemajuan Polres Bima yang sama-sama kita cintai ini,” katanya.

Ditambahkannya, selain kedua program tersebut, pada HUT ke-64 Polisi Lalu Lintas pihaknya berencan akan melaksanakan beberapa kegiatan yang perlu mendapat dukungan semua jajaran.

“Jadi siapapun dan fungsi manapun yang dilibatkan nanti, saya harapkan mampu berperan untuk mensukseskannya. Sekali lagi dan untuk kesekian kali saya sampaikan bahwa apapun kegiatan yang kita laksanakan adalah tanggung jawab kita bersama, tetaplah ikhlas dalam bertugas karena itu mungkin juga akan menjadi ladang amal kita dari sisi keimanan agama kita masing-masing,” pesan Kapolres. [MR]