Direktur Pembenihan Hortikultura Kementan Tinjau Budidaya Tanaman Bawang Putih di Belo

Iklan Semua Halaman

.

Direktur Pembenihan Hortikultura Kementan Tinjau Budidaya Tanaman Bawang Putih di Belo

Kamis, 05 September 2019
Bupati Bima, Direktur Pembenihan Hortikultura Kementan RI dan Kepala Distambun Kabupaten Bima Panen Raya Bawang Putih di Kecamatan Belo Kabupaten Bima, Kamis (4/9/2019). 


Bima, Berita11.com—  Direktur Pemenuhan Holtikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Republi Indonesia, Ir Sukarman didampingi Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE dan sejumlah pejabat Pemkab Bima meninjau budidaya tamanam bawang putih pada dataran rendah di So Dore Desa Lido Kecamatan Belo Kabupaten Bima, Kamis (5/9/2019).

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima Ir Indra Jaya dalam pengantarnya, menjelaskan lokasi tanaman bawang putih di  So Dore desa Lido Kecamatan Belo merupakan penangkaran milik UD Yamin dengan luas area 3 hektare, sehingga dengan luas lahan tersebut dirasakan sangat cocok untuk budidaya bawang.

“Karena keberadaan bawang putih selain tumbuh di dataran tinggi, juga bisa tumbuh di dataran rendah, sehingga ini menjadi salah satu contoh yang dilakukan oleh warga masyarakat tani sehingga dari kegiatan yang dilakukan ini, bawang putih bisa ditanami sebagaimana layaknya tanaman bawang merah,” ujarnya seperti dikuti Kasubag Informasi dan Pemberitaan Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol Setda Kabupaten Bima, Zainuddin SS.

Diungkapkannya, pihaknya bangga atas kedatangan Dirjen Holtikultura yang diwakili oleh Direktur Pembenuhan Holtikultura RI. karena bisa melihat hamparan luas tanah yang dimiliki Kabupaten Bima khsusunya yang berada di So Dore desa Lido Kecamatan Belo Kabupaten Bima.  

Direktur Pembenihan Holtikultura Kementerian Pertanian RI, Ir Sukarman dalam arahan mengatakan luas tanah di So Dore Desa Lido Kecamatan Belo yang merupakan penangkaran milik UD Yamin sangat cocok ditanami bawang putih. Melalui kegiatan  sentra produksi bawang putih tersebut dapat meningkatan pendapatan para petani bawang, juga mengejar target swasembada bawang putih pada tahun 2019.

“Lokasi ini dirasakan sangat sesuai dengan karakteristik tanaman bawang putih yang juga cenderung dengan iklim dataran rendah sehingga dari percobaan ini ke depanya tanaman bawang putih bisa tumbuh dan dapat ditingkatkan keberadaanya,” ujarnya.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE juga menyampaikan kebutuhan bawang putih masih diperlukan. Kebutuhan bawang putih Indonesia diprediksi masih dipenuhi pasokan impor hingga 2021 mendatang.

“Oleh karena itu dengan adanya peninjauan lokasi keberadaan bawang putih ini, ke depanya bisa menyumbangkan swasembada produksi bawang putih di dalam negeri melalui keberadaan UD Yamin sebagai lokasi penangkaran dari hasil produksi bawang tersebut,” ujar IDP.

Diharapkannya,  masyarakat tani bawang putih mengembangkan produksi bawang putih dengan sebaik–baiknya sehingga  hasil dari produksi bawang putih di dataran rendah tersebut bisa meningkatan pendapatan masyarakat dari hasil penjualan produksi bawang tersebut.

Bupati IDP juga berharap dengan adanya lokasi penamanan bawang putih ke depanya dapat dijadikan sentra lokasi keberadaan bawang putih. “Juga keberadaan petani bawang putih memiliki nilai tambah dari hasil produksinya,” harapnya.

Pada kegiatan tersebut Bupati Bima bersama Direktur Pembenihan Holtikultura Kementerian Pertanian RI, Kadis Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima, Direktur UD.  serta para petani bawang putih melaksanakan panen. [MR]