Empat Warga Kota Bima Manfaatkan Kesempatan Kerja di Jepang

Iklan Semua Halaman

.

Empat Warga Kota Bima Manfaatkan Kesempatan Kerja di Jepang

Kamis, 26 September 2019
Kabid Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kota Bima, Drs Amsor MM.


Kota Bima, Berita11.com— Empat warga Kota Bima memanfaatkan kesempatan bekerja di Jepang melalui program kerja sama pemerintah dengan pihak perusahaan. Program magang ke Jepang adalah program Pemerintah Provinsi NTB dan setiap tahun Kota Bima juga diberikan kuota.

Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kota Bima, Drs Amsor MM mengatakan, walaupun secara umum peminat dari Kota Bima yang memanfaatkan program tersebut menurun. Namun program tersebut sangat bermanfaat.

“Untuk yang Jepang ada dua orang dan menyusul dua orang sehingga ada empat orang yang jadi ke Jepang,” katanya didampingi Kepala Disnaker Kota Bima Drs Jufri M.Si di Disnaker Kota Bima, Senin (23/9/2019).

Amsor juga belum mengetahui penyebab peminat kerja di Jepang dari Kota Bima berkurang. Pihaknya telah berupaya maksimal menyosialisasikan pembukaan kesempatan kerja tersebut di setiap kelurahan dan kegiatan pameran.

“Kita juga belum tahu apa penyebab minat masyarakat berkurang tahun ini. Padahal kesempatan ini sangat bagus,” ujarnya.

Secara umum, syarat untuk diterima program magang kerja di Jepang, untuk tenaga Assistan caregiver yang difasilitasi Pemrov NTB yaitu di antaranya berusia 18 tahun bagi lulusan SMK Keperawatan atau Kesehatan, minimal 19 tahun 6 bulan bagi lulusan SMA sederajat lainnya, dan maksimal 28 tahun saat tes. Calon peserta memiliki Jepanese Languange Proficiency Test (JLPT) dan untuk peserta level N4 atau N5 maksimal 30 tahun, tinggi badan maksimal 150 cm, berat badan minimal 40 kg, tidak buta warna (total maupun parsial), tidak berkaca mata, tidak bertato, tidak memiliki bekas tato, tidak ada disfungsi organ tubuh.  [US]