Hari masih Pagi, Pria 38 Tahun di Woha Akhiri Hidup di Plafon Rumah

Iklan Semua Halaman

.

Hari masih Pagi, Pria 38 Tahun di Woha Akhiri Hidup di Plafon Rumah

Rabu, 04 September 2019
Ilustrsi.


Bima, Berita11.com— Entah apa yang ada dalam benak Usman Muhtar, pria 38 tahun warga Desa Waduwani Kecamatan Woha Kabupten Bima tersebut nekat mengakhiri hidupnya dengan melilitkan tali di leher. Ia pertama kali ditemukan orang tuanya di loteng rumahnya dalam keadaan terbujur kaku dengan seutas tali di leher, Rabu (4/9/2019) sekira pukul 06.00 Wita.

Belum diketahui jelas motif korban nekat bunuh diri, informasi yang diperoleh Berita11.com, peristiwa tersebut diketahui ibu korban Hadijah yang hendak mengambil dedak untuk makanan kuda, di ruangan tempat penyimpanan andong.

Melihat kondisi korban sudah tak bernyawa menggantung di plafon, Hadijah berlari keluar rumah dan berteriak menginformasikan warga apa yang dilihatnya. Setelah mendapatkan informasi tersebut, sejumlah warga dan Babinsa Desa Waduwani Serda Ruslan menuju lokasi, setelah itu meneruskan informasi kepada Kades Waduwani dan Bhabinkamtibmas.

Beberapa jam kemudian, Tim Inavis Polres Bima tiba di lokasi kejadian dan melaksanakan identifikasi dan autopsi lapangan penyebab korban.

Informasi yang diperoleh, hasil olah TKP Tim Inavis Polres Bima bahwa korban murni bunuh diri dan kerabat korban mengiklaskan peristiwa tersebut. sehari sebelumnya, sejumlah warga melihat korban membawa tangga, yang baru hari ini diketahui diduga untuk menuju plafon rumah. [MR]