Karhutla Kembali Terjadi, Kapolres dan Dandim 1614 Dompu Kompak Padamkan Api

Iklan Semua Halaman

.

Karhutla Kembali Terjadi, Kapolres dan Dandim 1614 Dompu Kompak Padamkan Api

Kamis, 26 September 2019
Kapolres Dompu AKBP Erwin Suwondo, S.IK,M.IK dan Dandim 1614/Dompu Letkol Inf. Ali Cahyono, S.Kom saat memadamkan api terlihat kompak. Foto ist
Dompu, Berita11.Com - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di zona pemanfaatan Taman Nasional Tambora (TNT) tapatnya di bagian atas pintu ternak empat PT SMS wilayah Doroncanga Desa Soritatangan Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu NTB pada Rabu (25/9/2019) siang kembali terjadi.

Kapolres Dompu AKBP Erwin Suwondo, S.IK,M.IK dan Dandim 1614 Dompu Letkol Inf. Ali Cahyono, S.Kom terpaksa kembali turun ke lokasi Karhutla. Kedua pemimpin ini terlihat sangat kompak memadamkan titik api.

Usai memadamkan api sekira pukul 11.10 Wita, Erwin Suwondo dan Ali Cahyono bersama sejumlah tim gabungan lainnya melakukan penyisiran di sekitar lahan, sehingga menemukan beberapa titik api diduga penyebab terjadinya Karhutla.

Kapolres Dompu melalui Kasubbag Humas IPTU Sabri, SH menjelaskan, api yang merembet itu diperkirakan sisa api yang sudah dilakukan upaya pemadaman kemarin, Selasa (24/9). Namun belum bisa dilakukan secara total karena lahan terbakar yang luas serta keterbatasan waktu sehingga tim gabungan dipimpin Kapolres dan Dandim ini memaksa untuk datang kembali guna mematikan sisa api tersebut.

"Tidak menutup kemungkinan masih ada sisa api di ranting-ranting kecil di sekitar lokasi yang tidak terlihat oleh tim saat pemadaman kemarin sehingga berpotensi menimbulkan kebakaran hari ini," ungkap Sabri pada Berita11.com.

Menurut Sabri, upaya pemadaman sisa api dilakukan tim gabungan dari TNI/Polri di bawah pimpinan Kapolres Dompu dan Dandim 1614 Dompu, Kepala Balai TNT beserta seluruh tim gabungan yang ada dengan menggunakan Randis milik Mapolres Dompu dan Randis milik Balai Taman Nasional Tambora.
Kondisi Karhutla saat dipadamkan api. Foto ist
"Pemadaman api dengan cara menyemprotkan air dengan menggunakan mesin pompa air dari mobil tangki Polres Dompu dan mobil tangki Balai TNT melalui selang panjang yang dibentangkan sepanjang satu setengah kilo sampai ke titik api," beber Sabri.

Akibat dari kebakaran yang terjadi selama tiga hari itu, hanguskan pepohonan dan semak-semak baik yang sudah kering maupun yang masih hidup dengan luas sekitar 20 Heaktar.

Sebelum turun ke lokasi Karhutla terlebuh dahulu tim gabungan yang terdiri dari Kabag Ops AKP Sari Mukmin, SH, Kasat Samapta IPTU Komang Astrawan, Kapolsek Pekat IPDA Abdul Malik, SH, Kepala Balai TNT Murlan Dameria Pane, S.Hut, M.Si, Kepala Seksi pengelolaan TNT  wilayah 2 Pekat/Kempo Wihandono Eki Sutopo, S.Hut MEC. Dev.

Kemudian Satu regu anggota Dalmas sebanyak 16 orang, Satu regu anggota Koramil Pekat berjumlah lima orang, Satu regu anggota Polsek Pekat sebanyak lima orang, Satu regu anggota pegawai Balai TNT dan Mitra Polhut sebanyak 10 orang melaksanakan apel persiapan di halaman Balai TNT Sekira pukul 08.00 Wita.

Sekira pukul 16.40 Wita tim gabungan kembali ke pos TNT setelah berhasil melaksanakan tugas dan sekira pukul 17.30 Wita Kapolres Dompu dan Dandim 1614 Dompu meninggalkan Doroncangan menuju Dompu dalam keadaan aman dan terkendali. [RIS]