Kejari Dompu Diminta Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Anggaran Rumput Laut

Iklan Semua Halaman

.

Kejari Dompu Diminta Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Anggaran Rumput Laut

Sabtu, 07 September 2019
Ketua APPRA Kabupaten Dompu Sudirman H. Muhammad, SH dan Kepala bagian Pembinaan Kejari Dompu Abdul Kadir, SH saat serah terima laporan dugaan kasus korupsi anggaran Rumput laut di ruangannya. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Perjalanan laporan dugaan korupsi pengadaan bibit rumput laut yang diajukan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dari Aliansi Pemuda Perjuangan Rakyat (APPRA) Kabupaten Dompu NTB terkesan jalan di tempat.

Untuk itu, APPRA meminta pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Dompu untuk segera menuntaskan kasus dugaan korupsi anggaran rumput laut tahun anggaran 2016
 senilai lebih kurang Rp900 juta.

“Kejari Dompu terkesan dingin merespon laporan APPRA bahkan SPRINDIK (Surat Perintah Penyidikan) yang dijanjikan bulan lalu hingga saat ini diduga belum dikeluarkan,” ujar Ketua APPRA Sudirman H. Muhammad, SH pada
Berita11.com, Jumat (6/9/19) malam.

Menurut Sudirman, Jika ditinjau kembali perjalanan laporan yang diajukan tersebut tercatat sejak tanggal 31 Mei Tahun 2
018 lalu hingga saat ini belum juga ada tanda-tanda sehingga timbul sejuta pertanyaan, sebenarnya apa yang menjadi kendala di balik laporan tersebut.

“Setidaknya sudah dilakukan penetapan status tersangka terhadap terlapor. Namun kini masih dalam status yang terkatung-katung,” kesalnya.
Sudirman kembali menegaskan, Kejaksaan harus menjalankan tugas sebagaimana yang telah diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan R.I. Dan telah mengatur tugas dan wewenang Kejaksaan sebagaimana ditentukan dalam Pasal 30 salah satunya Kejaksaan melaksanakan penyidikan terhadap tindak pidana tertentu beradasarkan undang-undang.

Dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 1961 tentang ketentuan pokok Kejaksaan, lanjut Sudirman, melaksanakan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan di daerah hukum Kejaksaan Tinggi yang bersangkutan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa serta tugas-tugas lain yang ditetapkan oleh Jaksa Agung.

“Dengan ini kami meminta Kejari Dompu untuk segera menuntaskan kasus dugaan korupsi yang kami laporkan yang telah merugikan negara supaya clear dan clean,” tandasnya.

”Kejaksaan sebagai ujung tombaknya penegak hukum, Korupsi jangan diberi ampun walaupun dan siapapun itu, entah itu saudara, tentangga bahkan kerabat sekalipun, harus dikupas semua, saya minta pihak kejaksaan untuk menegakkan supermasi hukum setegak-tegaknya,” pungkasnya. [RIS]