Merasa Kecewa, Pawai Ta’ruf SMAN 1 Dompu Keluar dari Rute yang Ditetapkan

Iklan Semua Halaman

.

Merasa Kecewa, Pawai Ta’ruf SMAN 1 Dompu Keluar dari Rute yang Ditetapkan

Minggu, 01 September 2019
Peserta Pawai Ta'ruf SMA Negeri 1 Dompu, Gambar yang di atas saat berada di depan ataman kota. Gambar yang di bawah saat berada di depan Gedung Samakai setelah keluar dari rute yang ditetapkan. Foto RIS

Dompu, Berita11.com - Peserta pawai ta’ruf dari rombangan SMA Negeri 1 Dompu keluar dari rute yang telah ditetapkan. Pasalnya, kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu bagian Kesra Setdakab pada Sabtu sore (31/8/2019) itu dipadati oleh pelajar, hal itulah yang membuat mereka merasa kecewa.

Kegiatan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1441 Hijriah itu, seharusnya para pejabat atau pemangku kebijakan yang mempunyai rasa impatik yang tinggi untuk ikut partisipasi dalam memeriahkan kegiatan tersebut. Namun hanya sebagian kecil saja yang hadir. 

Wakil Kepala SMA Negeri 1 Dompu Abdul Khair, S.Pd mengarahakan seluruh siswa dan siswinya beserta beberapa orang guru untuk keluar dari rute tepatnya di pertigaan komplek pasar dompu yang seharusnya finis di lapangan bola Kelurahan Karijawa.

“Inikan pawai ta’ruf 1 Muharam, ko hanya siswa yang disuruh jalan, lalu pejabat-pejabat itu ke mana, kegiatan ini kan harusnya sama-sama,” kesalnya.

Pria yang disapa akrab Bang Dodo ini, mengambil inisiatif untuk keluar dari rute pawai ta’ruf adalah sebagai bentuk aksi protes atas kekecewaan mereka terhadap Pemerintah Daerah, menurut dia, hal itu dikerenakan tidak adanya pemimpin daerah di tempat sehingga para pejabat atau unsur Organisasi Pemerintah Daerah hanya beberapa orang saja yang ikut berpartisipasi.

“Ini gara-gara Bupati nggak ada, Wakil Bupati nggak ada, sedikit-sedikit siswa yang dibesis, harusnya bareng-bareng gitu lho,” tudingnya. [RIS]