PP3TKI Pulau Sumbawa Gelar Diskusi Tematik Ekonomi Kreatif bagi Eks Buruh Migran

Iklan Semua Halaman

.

PP3TKI Pulau Sumbawa Gelar Diskusi Tematik Ekonomi Kreatif bagi Eks Buruh Migran

Selasa, 24 September 2019
Suasana Sosialisasi dan Diskusi Tematik yang Digelar PP3TKI Pulau Sumbawa di Kantor Desa Simpasai Kecamatan Monta Kabupaten Bima, Senin (23/9/2019).

Bima, Berita11.com— Pusat Pengkajian dan Pemantau Perlindungan TKI (PP3TKI) Pulau Sumbawa menggelar sosialisasi dan diskusi tematik terkait ekonomi kreatif bagi eks TKI atau buruh migran. Kegiatan dilaksanakan di Aula Desa Simpasai Kecamatan Monta Kabuapten Bima, Senin (23/9/2019).

Ketua Eksekutif PP3TKI Pulau Sumbawa, Yamin menjelaskan, pengembangan ekonomi kreatif dan usaha usaha bagi kecil menengah sesuai dengan cita cita Presiden RI, Ir H Joko Widodo. Yaitu membangun ekonomi masyarakat mulai dari desa menuju Indonesia maju. Untuk itu, tentunya para eks TKI dan keluarga buruh migran harus didorong oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Tujuannya, agar membentuk karakter masyarakat eks TKI yang berjiwa wirausaha.

TKI merupakan pendorong pembangunan negara Indonesia dalam berbagai sektor. Karena sumbangsi TKI setiap tahunnya mengalami fluktuasi miliaran rupiah. Artinya pemerintah harus memerhatikan pola hidup dan sumber ekonomi bagi eks TKI supaya mereka bisa bertahan hidup baik secara lahir maupun batin setelah kembali ke kampung halaman.

“Tidak memikirkan kembali berangkat mencari kerja keluar negeri lagi,” ujar Ketua Eksektuive PP3TKI yang juga dosen pengajar matak uliah Pendidikan Kewarganegaraan di kampus STIKES Yahya Bima dan STIKES Harapan Bunda Bima ini.

Kegiatan Diskusi Tematik Ekonomi Kreatif bagi Eks Buruh Migran juga dihadiri perwakilan Sunlife Financial Indonesia, Syamsudin. Panitia juga mengundang Suhari SE.MM selaku Kasubag Ekonomi Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Bima. Namun berhalangan hadir karena kendala dalam perjalanan. Kegiatan tersebut diikuti puluhan mantan buruh migran dan didukung Pemerintah Desa Simpasai Kecamatan Monta.

Kegiatan juga dimeriakan oleh BEM STIKES Yahya Bima yang melaksanakan pengobatan gratis bagi eks buruh migran, serta pengurus PP3TKI.

Ketua PP3TKI berharap pemerintah harus memberikan dukungan terhadap eks buruh migran dalam rangka kemajuan bangsa dan negara. “Lebih-lebih untuk daerah tercinta, untuk menciptakan inovasi dan hal hal baru demi kesejahteraan keluarga mereka di masa yang akan datang,” ujar Yamin. [RD]