Serba Serbi Pilkades: Blokade Jalan di Ncera dan Samili, Protes di Rai Oi, Perusakan Kursi Kantor di Soro Lambu

Iklan Semua Halaman

.

Serba Serbi Pilkades: Blokade Jalan di Ncera dan Samili, Protes di Rai Oi, Perusakan Kursi Kantor di Soro Lambu

Selasa, 17 September 2019
Aksi Masyarakat di Desa Ncera Kecamatan Belo Kabupaten Bima Menutup Ruas Jalan Utama yang Menghubungkan Kecamatan Langgudu. Massa Memprotes Terkait Proses Seleksi Bakal Calon Kades di Desa Setempat, Selasa (17/9/2019) Sore. Foto Rif. 


Bima, Berita11.com— Pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) dan BPD di wilayah Kabupaten Bima diwarnai sejumlah dinamika aksi protes calon kepala desa seperti aksi perusakan kursi kantor desa Soro Kecamatan Lambu, aksi protes di Desa Rai Oi Kecamatan Sape hingga blokade jalan di Desa Samili Kecamatan Woha. Dinamika yang terbaru, sejumlah pendukung  calon Kades di Desa Necara Kecamatan Belo memblokade jalan raya, Selasa (17/9/2019) sore.

Informasi yang diperoleh, blokade jalan di Desa Ncera Kecamatan Belo sebagai bentuk protes warga setempat mendesak panitia menjelaskan tentang kategori maupun persyaratan untuk lolos dalam kegiatan seleksi penetapan calon Kades.

Sekira pukul 15.00 Wita, sejumlah anggota Polsek Belo yang dipimpin Kapolsek Belo IPDA Kadek Sumerta menemui perwakilan pendukung Cakades M Sidik dan berupaya mengurai aksi massa yang memblokade jalan.

Penjabat Kades setempat menyampaikan pernyataan akan menfasilitasi menghadirkan seluruh panitia Pilkades di kantor Desa Ncera.

Puas mendengar penjelasan tersebut, massa pendukung Cakades membuka blokade jalan sehingga arus lalu lintas yang menuju Kecamatan Langgudu dan sebaliknya kembali lancar.


Sehari sebelumnya, Senin 16 September 2019, puluhan warga Desa Samili Kecamatan Woha Kabupaten Bima memblokade jalan Lintas Tente-Godo tepat di depan kantor desa setempat.

Massa pendukung sejumlah bakal Cakades yang tidak lolos seleksi bahan administrasi mendesak panitia pemilihan kepala desa agar berlaku adil dan jujur dalam melaksanakan proses seleksi Cakades.

Setelah puluhan menit melakukan aksinya, massa kemudian sepakat beraudiensi di kantor Desa Setempat. Menjelang pukul 12.00 Wita, blokade jalan dibuka oleh massa. [RF/US/ MR]