SMI Cabang Mataram Kecam Represifitas Polisi saat Aksi Mahasiswa

Iklan Semua Halaman

.

SMI Cabang Mataram Kecam Represifitas Polisi saat Aksi Mahasiswa

Senin, 30 September 2019
Muh. Imam Al Baidahawi.


Mataram, Berita11.com— Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) Cabang Mataram mengecam represifitas aparat kepolisian pada saat aksi mahasiswa di sejumlah daerah. Menyikapi apa yang menimpa mahasiswa pada aksi sebelumnya, SMI Cabang Mataram bergabung dengan sejumlah OKP dan BEM bergabung dalam massa Aliansi Rakyat NTB Bergerak menggelar aksi pada Senin (30/9/2019) ini.

“SMI Cabang Mataram mengecam represifitas polisi pada aksi mahasiswa,” ujar Departemen Litbang dan Advokasi SMI Cabang Mataram, Muh. Imam Al Baidahawi di Mataram, Minggu (29/9/2019).

Dikatakannya, OKP dan BEM yang tergabung dalam Aliansi Rakyat NTB Bergerak telah melakukan konsolidasi di halaman Rektorat UNRAM dan disepakati aksi besar pada Senin, 30 September 2019. Disepakati, aksi dikoordinir mantan Presma/BEM UMMAT, Ady Ardiansyah.

Aliansi Rakyat NTB Bergerak di antaranya terdiri dari KPR (SMI Mataram, BMI Lombok, FPBI Mataram), BEM UNRAM, HMI MPO, LMND Mataram, BEM UMMAT,  Forum Mahasiswa Lombok, FKPPMS,  DPM UNRAM.

“Gerakan Rakyat NTB turut berduka cita dan siap melanjutkan perlawanan kawan-kawan yang gugur dalam aksi massa, dengan massa yang lebih besar lagi,” katanya.

Dikatakannya, gerakan mahasiswa NTB akan mengajak seluruh rakyat NTB untuk bahu membahu dalam aksi 30 september 2019, sebagai bentuk perlawanan dan mosi tidak percaya pada DPRD NTB yang tidak pernah berpihak kepada rakyat NTB. [TL]