Soal Nasib 153 Warga Bima di Wamena, Bupati IDP Imbau Masyarakat tak Terprovokasi

Iklan Semua Halaman

.

Soal Nasib 153 Warga Bima di Wamena, Bupati IDP Imbau Masyarakat tak Terprovokasi

Jumat, 27 September 2019
Zainuddin SS. Foto Berita11.com.


Bima, Berita11.com— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima merespon informasi adanya 153 warga Bima yang tengah menjadi imbas konflik di Wamena Kabupaten Jayawijaya Papua.

Atas permasalahan tersebut, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE melalui Kepala Sub-Bagian Informasi dan Pemberitaan Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Bima, Zainuddin S.S  mengeluarkan empat poin imbauan yaitu;

1. Menjaga kemanan dan kenyamanan warga bima yang berada di daerah Wamena Jayapura dan jangan sampai terprovokasi dengan suasana saat ini.

2. Pemerintah Kabupaten Bima telah mengeluarkan imbauan agar semua masyarakat khusus warga Bima di Wamena Jayapura dijamin keamanannya

3. Jangan sampai terpancing dengan isu isu yang tidak jelas sumbernya

4. Keharmonisan merupakan tangung jawab kita sebagai warga negara yang sadar akan hukum.

Zainuddin mengatakan, Bupati Bima telah memerintahkan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bima, Drs Sirajuddin MM untuk berkoordinasi dengan pemerintah provinsi melaui Dinas Sosial Provinsi NTB.

“Untuk selanjutnya melaksanakan koordinasi dengan Pemerintah Papua dan Pemda Jayawijaya agar dapat membantu saudara kita serta menjamin mereka dalam keadaan aman dan selamat,” katanya.

Bupati Bima juga menegaskan kepada Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bima agar bila dimungkinkan langsung berangkat ke Wamena sehingga koordinasi dan penanganan lebih efektif.

Jumat (27/9/2019) pagi, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bima tengah berada di Mataram untuk berkoordinasi dengan provinsi serta seluruh pihak terkait guna membicarakan langkah – langkah taktis serta menjalin komunikasi dan  koordinasi yang intens dengan Pemerintah Papua.

“Bupati Bima merasa prihatin atas ujian yang kini dialami oleh keluarga besar kita di Wamena serta mengimbau kepada segenap masayarakat untuk ikut memberikan perhatian yang dapat meringankan kesulitan mereka,” ujar Zainuddin.

Bupati Bima juga mengimbau masyarakat Kabupaten Bima tidak terpancing, merespon dalam bentuk tindakan–tindakan yang bersifat anarkis. [MR/US]