Tim Pansus Terbentuk, PT STM Tanda Tangan Delapan Tuntutan GMKH

Iklan Semua Halaman

.

Tim Pansus Terbentuk, PT STM Tanda Tangan Delapan Tuntutan GMKH

Senin, 16 September 2019
Pertemuan kedua belah pihak antara PT STM dan Masyarakat GMKH di ruang rapat anggota DPRD Dompu. Foto ist
Dompu, Berita11.com - Pihak PT Sumbawa Timur Mining (STM) sepakat dan melakukan tanda tangan atas delapan aitem tuntutan dari Gerakan Masyarakat Kecamatan Hu'u (GMKH) Kabupaten Dompu NTB sekaligus membentuk tim Panitia Khusus (Pansus) yang diketuai salah satu anggota DPRD Dompu dari fraksi partai PAN Ikhwayudin Ak.

Pertemuan kedua belah pihak tersebut dipimpin langsung Ikhwayudin dan didampingi H. Didi Wahyudin yang telah berlangsung di ruang rapat anggota DPRD Dompu pada Senin (16/9/2019) siang.

Ketua Pansus Ikhwayudin menuturkan, dalam agenda pansus yang digelar itu, pihaknya meminta terhadap masyarakat atau anggota GMKH untuk tidak lagi ada dialog setelah melakukan penandatanganan kesepakatan itu.

"Saya minta tidak ada lagi dialog,  kita hari ini hanya menandatangani delapan aitem tuntutan masyarakat, pada pihak STM," pinta ketua Pansus yang biasa disapa akrab Boy ini.

Sementara itu, salah satu massa dari GMKH Rolan pada kesempatan itu ia menegaskan, usai dilakukan penandatanganan perjanjian itu pihaknya tidak akan melepaskan begitu saja akan tetapi bakal melakukan pengawasan hingga masa kotrak PT STM berakhir.

"Bagi kami setelah ada kata sepakat dengan PT STM kami akan kawal terus dan apa yang kami lakukan ini untuk kepentingan rakyat," tegas Rolan.

Beda dengan disampaikan Kepala Desa Hu'u Hidayat, SH, dirinya mengapresiasi atas telah ditemukan kata sepakat antara kedua belah pihak terutama warga yang ada di lingkar tambang, apalagi wilayah di lokasi itu merupakan wilayah naungan dia tentu pihaknya sangat menginginkan warganya hidup dalam kesejahteraan.

"Saya atas nama pemerintah Desa,  berharap pada pihak perusahaan agar bisa bekerja sama dengan masyarakat dan menghargai masyarakat sekitar," keinginan pria yang sapa akrab Gebi ini.

Berikut delapan tuntutan GMKH yang telah ditanda tangani PT STM

1. Perusahaan akan melakukan proses reviem kinerja humas PT STM
2. Setelah kontrak PBU berakhir pada bulan maret 2021 akan dibuka tender catering secara terbuat. Dan diutamakan orang lokal tentu dengan standar perusahaan
3. Perusahaan akan mengaji fasilitator standar UMR
4. perusahaan akan mengutamakan orang Kecamatan Hu'u untuk  mengikuti pelatihan di BLK, agar menjadi karyawan siap kerja
5.perusahan mengutamakan orang Kecamat Hu'u untuk bekerja di tambag dan akan sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan  dan proses perekrutan pekerjaan harus terbuka dan transparan
6. Perusahaan akan memprioritaskan perusahaan lokal Hu'u untuk bermitra dengan PT. STM
7. Perusahaan akan memberikan kesempatan perawat dan bidang Kecamatan Hu'u untuk menjadi perawat di PT STM
8. Perusahaan akan mengikuti standar perekrutan tenaga keamanan yang sesuai dengan peraturan. [RIS]