Tingkatkan Penguatan Pembelajaran dan Penilaian K13, LPMP NTB Gelar Pelatihan di Dompu

Iklan Semua Halaman

.

Tingkatkan Penguatan Pembelajaran dan Penilaian K13, LPMP NTB Gelar Pelatihan di Dompu

Kamis, 19 September 2019
Kegiatan Penguatan Pembelajaran dan Penilaian Kurikulum 2013. Foto RIS

Dompu, Berita11.com - Demi meningkatkan penguatan Pembelajaran dan penilaian Kurikulum 2013 (K13), Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi NTB menggelar pelatihan khusus guru kelas bawah dan guru kelas atas tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Dompu.

Kegiatan pelatihan dipusatkan di SDN 2 Dompu yang akan berlangsung selama empat hari, dimulai Rabu (18/9) kemarin hingga Sabtu (21/9/19). Dan kegiatan tersebut dibuka Kasi Kurikulum dan Penilaian Bidang Dikdas Dikpora Kabupaten Dompu Ir. Emil Sri Budi, dan dihadiri perwakilan LPMP Ari Dahfid, S.Pd, MH bagian Analisa kemitraan yang juga selaku ketua paniti penyelenggara, kemudian Yuyun Sambodo, S.Si, M.Pd, Samsul, SH dan Sahdan, S.Sos.

Hadir pula dua orang narasumber dari LPMP yakni Rustam Effendi, S.KOM,MT dan Ahmad Sahid, M.Pd ditambah dua orang instruktur Kabupaten Dompu diantaranya Margiyono, S.Pd dan Emylia Undayani, S.Pd dan peserta sebanyak 80 orang utusan dari masing-masing dua orang guru di tiap-tiap sekolah.

Ari Dahfid dalam sambutannya mengatakan, pihaknya meminta terhadap peserta untuk serius dalam mengikuti kegiatan tersebut dan bisa diterapkan usai menggelar kegiatan itu.

“Kegiatan ini, saya mohon untuk diikuti dengan sungguh-sungguh dan dikawal bersama kemudian dapat diimplementasikan ke tiap-tiap sekolah bapak dan ibu guru,” harap David

Sementara, Ir. Emil Sri Budi juga dalam sambutannya mengatakan, kegiatan seperti itu tahun lalu telah dilaksanakan, namun ada dua kecamatan yang belum terakomodir yakni Kecamatan Dompu dan Pekat, untuk itu, di tahun ini LPMP melaksanakan di dompu dan pada kesempatan ini LPMP meperioritaskan SDN 8 Pajo untuk diberikan kesempatan untuk mengikuti kegiatan ini.
 
Ari Dafid, S.Pd, MH saat menyapaikan sambutan. Foto RIS
“Tahun ini kita istimewakan SDN 8 Pajo untuk bergabung meskipun di luar dari Kecamatan Dompu karena tahun lalu sekolah itu tidak pernah mengikuti kegiatan seperti ini,” kata Emil.

Menurut Emil, meskipun peserta tidak diundang secara resmi melalui surat, lantaran waktu dan kesempatan yang menjadi penghalang, namun peserta sangat antusias untuk mengikuti kegiatan yang digelar LPMP ini, hal itu yang membuat dirinya sangat mengapresiasi terhadap peserta.

“Kehadiran Bapak dan Ibu sudah menunjukan semangat yang sama untuk meningkatkan ilmu dalam menjalankan pembelajaran di sekolah, jika tanpa semangat mungkin saya juga sulit akan hadir,” cetusnya sedikit gurau.

Emil menyebutkan, terkait dengan Pembelajaran dan penilaian K13 sesuai yang ia amati selama dua tahun terakhir ini, masih lemah dalam hal strategi mengajar, terutama pelajaran tematik bahkan, dirinya juga pernah menjumpai bahwa ada beberapa guru belum begitu paham dengan perbedaan strategi dan metode. Untuk itu Emil menegaskan khusus pemebelajaran Tekhnologi Iinformasi dan Komunikasi (TIK) agar diperkuatkan.

“Memang pembelajaran TIK ini gampang-gampang susah, kalau bisa nanti, khusus strategi pembelajaran TIKnya bisa diterapkan atau dipertajamkan, karena strategi ini merupakan rangkaian kegiatan kita bagaimana menyampaikan sampai hari ini, mulai dari tahap awal, pelaksanaan input dan penutupnya,” tandasnya.

“Strategi adalah yang termuat dalam kesatuan Rencana Program Pembelajaran (RPP) mulai dari awal hingga akhir,” sambung dia. [RIS]