Tragis, Kakek di Dompu Tewas Dibacok Pemuda Menggunakan Sebilah Kapak

Iklan Semua Halaman

.

Tragis, Kakek di Dompu Tewas Dibacok Pemuda Menggunakan Sebilah Kapak

Senin, 02 September 2019
Kakek Kalamudin terkapar usai dibacok. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Tragis, nasib yang dialami seorang kakek Kalamudin 66 tahun, warga Dusun Owo ini, tewas dibacok menggunakan sebilah kapak oleh seorang pemuda Sopian 27 tahun, warga Dusun  Palikarawe Desa Mbawi Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu NTB, Minggu (1/9/2019) sore.

Peristiwa sadis ini terjadi di lorong gang tepatnya di depan rumah A. Halid Dusun Palikarawe sekira pukul 17.00 Wita. Usai melakukan pembacokan terhadap korban, terduga pelaku sempat mengejar A. Halid yang saat itu tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) beruntung A. Halid leri sembunyi untuk menyalamatkan diri.

Kapolres Dompu AKBP Erwin Suwondo, S.IK,M.IK melalui Kasubbag Humas, IPTU Sabri, SH menjelaskan, peristiwa itu berawal dari korban sedang berjaga di ladang milik keluarganya yakni di belakang dusun Palikarawe ketika hendak beristrahat di rumah A. Halik yang kebetulan saat itu sedang berpapasan, tiba-tiba terduga pelaku melakukan pembacokan terhadap korban.

“Saat korban masuk ke dalam gang datang terduga pelaku Sopian yang membuat keonaran di dusun itu, sambil membawa sebilah kapak, pada saat berpapasan langsung melakukan pembacokan terhadap korban mengenai bagian kepala dan mengalami luka sobek yang begitu parah sehingga tewas di tempat,” jelasnya.

Dikatakan Sabri, berdasarkan keterangan warga setempat, korban diketahui orang yang cukup sabar dan pendiam begitu juga dengan kebiasaannya sehari-hari tidak pernah memiliki masalah dengan siapapun termasuk dengan terduga pelaku. Warga setempat yang melihat kejadian itu merasa ketakutan dengan aksi yang dilakukan terduga pelaku.
Jenazah Kakek Kalamudin sebelum bawa ke RSUD Dompu. Foto ist
Beruntung, salah satu anggota Sat Reskrim Polres Dompu tiba di TKP dan mengamankan terduga pelaku Sofian dan menggiring ke Mapolres Dompu beserta barang bukti sebilah kapak untuk diproses lebih lanjut.

“Saat kejadian itu, masyarakat setempat merasa ketakutan dan tidak berani keluar rumah karena melihat terduga pelaku mengamuk sambil memegang sebilah kapak,” ungkap Sabri.

Sekira pukul 17.30 Wita, anggota Mapolsek Dompu yang dipimpin Kapolsek IPDA Zuharis bersama anggota IK Res Dompu terjun ke lokasi. Dan tiba di TKP langsung mengamankan TKP serta membawa Jenazah ke RSUD Kabupaten Dompu guna menjahit luka robek yang dialami korban.

Anggota Sat Reskrim bersama Kasat Reskrim AKP Reza Fahmi, S.IK, MH beserta Unit Inafis dan Kasat Intelkam IPTU Abdul Haris, Kanit IV IPDA Abdul Haris, Kasat Sabhara IPTU Komang Astrawan, sekira pukul 18.20 Wita, turun menuju lokasi TKP untuk melerai pihak keluarga korban yang melakukan pelemparan dan pengerusakan rumah orangtua terduga pelaku dengan menggunakan batu.

Kapolsek dan IK Res Dompu beserta Kasat Intelkam memberikan himbauan terhadap masyarakat maupun keluarga korban yang merasa keberatan untuk menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian dalam menangani persoalan atau kasus pembacokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. [RIS]