Berembus Isu Ditangkap Tangan KPK, Bupati Bima Kelakar

Iklan Semua Halaman

.

Berembus Isu Ditangkap Tangan KPK, Bupati Bima Kelakar

Selasa, 08 Oktober 2019
Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE Diwawancarai Reporter Berita11.com, Selasa (8/10/2019) Malam. Foto Berita11.com.

Bima, Berita11.com— Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE menanggapi santai isu operasi tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap dirinya, Selasa (8/10/2019). Saat ditanya Berita11.com berkelakar atas isu yang berkembang di masyarakat.

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE menyayangkan munculnya pihak pihak yang sengaja memanfaatkan isu tidak jelas dan tidak benar terhadap dirinya. “Seringkali orang itu memanfaatkan keadaan, tapi kita tetap mengimbau, ini tidak menjadi budaya. Karena (sembarangan) membicarakan apapun, umat mana pun. Itu dosa besar,” tandas Bupati 
Bima di kantor Pemkab Bima, Selasa malam.
Dikatakannya, jika pun benar OTT seperti yang dicurigai, maka dalam hitungan detik sudah menyebar dan masuk liputan dalam televisi. Adapun pihak KPK yang hadir di Bima adalah tim pencegahan.

“Kalau sekarang OTT, hitungan detik itu sudah masuk TV. Kan teman-teman wartawan tahu itu. Jadi teman-teman KPK yang hadir tadi pagi itu, hadir se Pulau Sumbawa. Mereka bagi dua tim. Satu di kota dan satu kabupaten. Jadi, memang itu tim evaluasi pencegahan. Bukan OTT,” jawab bupati sambil berkelakar.

Dijelaskannya, kehadiran tim pencegahan KPK adalah untuk mengecek sejauhmana regulasi di masing-masing pemerintah daerah. Hal itu untuk pencegahan terjadinya OTT.

“Jadi dari segi aturan, kemudian dari beberapa Perbup dan Perda itu. Kemudian perencanaannya, E planning, kemudian pembiayaan, pelanggaran E planing. Jadi itu yang diimbau. Jadi setiap tahun harus naik grade, untuk kebaikan,” jelas bupati. [MR]