Berkali-kali Anggi jadi Sasaran Pemuas Nafsu Kakek Bejat 70 Tahun

Iklan Semua Halaman

.

Berkali-kali Anggi jadi Sasaran Pemuas Nafsu Kakek Bejat 70 Tahun

Rabu, 09 Oktober 2019
Kakek Bejat 70 Tahun Ditangkap Aparat Kepolisian Karena Tega Menggarap Bocah Perempuan Selama Dua Tahun.


Bima, Berita11.com— Kakek berinisial HM (70 tahun), warga Tanjung Baru Kecamatan Monta Kabupaten Bima tega mencabuli Anggi (bukan nama sebenarnya), bocah perempuan 9 tahun hingga berkali-kali. Aksi bejat sang kakek terulang pada Minggu, 6 Oktober 2019 hingga akhirnya tercium ibu korban.

Peristiwa tersebut kemudian diadukan ibu kandung korban berinisial SM (48 tahun) di Polsek Monta, Selasa (8/10/2019) malam.

Kapolres Bima AKBP Bagus S. Wibowo S.I.K melalui Kasubag Humas Polres Bima, IPTU Hanafi menjelaskan,  pada Minggu, 6 Oktober lalu sekira pukul 20.00 Wita, korban disuruh oleh wanita berinisial SN untuk menginap di rumah sang kakek. Tujuannya agar korban menemani teman sebayanya berisial HW, tidur di rumah tersebut.

Saat tidur di rumah tersebut, tiba-tiba pelaku datang menghampiri dan “menggarap” korban. Selanjutnya ibu kandung korban mengetahui peristiwa tersebut saat mendengar teriakan teman main korban. Anggi diejek karena digarap oleh HM.

“Selanjutnya ,ibu kandung korban mengetahui kejadian tersebut pada hari Selasa, tanggal 8 Oktober 2019 atas kecurigaan pelapor, karena korban diejek oleh teman bermainnya dengan,” ujar IPTU Hanafi.

Ketika itu, ibu kandung korban menanyakan kepada korban. Apakah benar korban diperkosa oleh pelaku dan ketika itu, korban mengakui bahwa benar telah diperkosa oleh pelaku. Korban juga mengakui bahwa bukan sekali itu saja digarap sang kakek. Namun hal serupa terjadi dua kali pada tahun 2018 lalu.

“Hal serupa sebanyak  dua kali yang dilakukan oleh pelaku dengan waktu yang tidak diingat lagi oleh korban. Namun tempatnya masih diingat, yaitu di perbukitan yang berlokasi di So Nadi Dusun Nadi Desa Laju Kecamatan  Langgudu Kabupaten Bima dan di  pondok milik pelaku yang berlokasi di Pantai Rontu Dusun Tanjung Baru Desa Tangga Baru Kecamatan Monta Kabupaten Bima,” jelas Hanafi.

Untuk mengantisipasi  peristiwa aksi dari keluarga korban, personel Polsek Monta dan anggota Subsektor Wilamaci yang dipimpin Kapolsek IPTU Takim  melakukan pencarian terhadap pelaku. Namun tidak ditemukan. Selanjutnnya pelaku berhasil ditangkap Rabu, 9 Oktober 2019 dini hari sekira pukul 02.00 Wita.

Kapolres Bima AKBP Bagus S.Wibiwo S.I.K melalui Kasubbag Humas IPTU Hanafi  menjelaskan, bahwa dalam pencarian pada hari Selasa pelaku sedang melaut, karena berprofesi sebagai nelayan.

“Selanjutnya koordinasi dengan anak pelaku untuk menjemput pelaku di lautan di wilayah Kecamatan Langgudu. Sementara Kapolsek Monta bersama anggota menunggu di Dermaga Tanjung Mas Desa Wilamaci Kecamatan Monta dan sekitar pukul 02.00 Wita,  pelaku tiba di Dermaga Dusun Tanjung Mas Desa Wilamaci Kecamatan Monta, selanjutnya  pelaku ditangkap dan diamankan di Polsek Monta,” kata IPTU Hanafi.

Kapolres Bima mengimbau keluarga korban agar tidak melakukan tindakan melawan hukum terhadap keluarga pelaku. Selain itu, diimbau agar menyerahkan penanganan proses hukum pada pihak kepolisian. [MR]