Bupati Bima Kirim Doa untuk Warga Bima di Papua, ini “Manifestnya”

Iklan Semua Halaman

.

Bupati Bima Kirim Doa untuk Warga Bima di Papua, ini “Manifestnya”

Selasa, 01 Oktober 2019
Bupati Bima Hj Indah Dhamatyanti Putri SE. Foto Ist.


Bima, Berita11.com— Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) terus berupaya maksimal dalam merespon persoalan warga Bima di tanah Papua. Bupati mendoakan segena warga Bima di Papua senantiasa dalam lindungan Allah SWT dan dijauhkan dari marabahaya.

“Umi Dinda berharap kiranya semua pihak terutama keluarga di Papua dapat bersabar hingga segala ikhtiar membantu dapat tertuntaskan serta menanam keyakinan bahwa pemerintah serta keluarga besar di Bima akan selalu hadir dalam meringankan kesusahan mereka,” ungkap Kepala Sub Bagian Informasi dan Pemberitaan Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Bima, Zainuddin S.S melalui siaran pers resmi Pemkab Bima, Selasa (1/10/2019).

Bupati Bima mengimbau semua pihak agar turut menunjukkan kepedulian, membantu dan mendoakan serta tidak mudah mengkonsumsi rumor yang justru menambah masalah.

“Jalinan kasih dan silaturrahmi serta tanggung jawab moral Pemkab Bima dengan warga asal Bima korban kerusuhan di Papua tiada terhalang jarak, takzim dalam saling mendoa serta gigih dalam membantu,” kata Zainuddin.

Dikatakannya, Pemkab Bima juga berkoordinasi secara terpadu dengan seluruh pihak terkait. Outputnya, telah menunjukkan hasil optimal tervakuasinya warga dari titik konflik ke tempat yang lebih aman dan terlindungi.

“Kini Pemkab Bima tengah memaksimalkan langkah teknis untuk secara tuntas memulangkan para korban ke kampung halaman masing-masing,” katanya.

Selain itu, Pemkab Bima telah mendata secara cermat identitas korban kerusahan Wamena dan sejumlah daerah di Papua. Dalam waktu tak lama lagi, pemulangannya disesuaikan dengan situasi dan kondisi di daerah itu. Adapun identitas pengungsi kerusahan Papua asal Bima yang telah didata Pemkab Bima yaitu:

1. Suhardin (Laki-laki/ 34 tahun)
2. Siti Sumarni (Perempuan/29 tahun)
3. Mifjal (Balita 4 tahun/ Laki-laki)
4. Ardiansyah (Laki-laki/27 tahun)
5. Nurfida (Perempuan/25 tahun)
6. Syahrul Ramadhan (Laki-laki/23 tahun)
7. Karmin (Laki-laki/25 tahun)
8. Desi Ratnasari (Perempuan)
9. Alfarizki (Bayi)
10. Mulyadin (Laki-lali/ 31 tahun)
11. M. Ali (Laki-laki/ 28 tahun)
12. Ahmad Junaidin (Laki-laki/ 25 tahun)
13. Mazhari (Laki-laki/ 34 tahun)
14. Hasnatun Jumiati 20 P
15. Mashar (Perempuan/ 33 tahun)
16. Afrin (Laki-laki/ 31 tahun)
17. Emi (Perempuan/ 43 tahun)
18. Rafasia (Laki-laki)
19. Syarifudin (Laki-laki/ 31 tahun)
20. Guntur (Laki-laki/ 25 tahun)
21. Suhada (Perempuan/ 30 tahun)
22. Fatimah (Perempuan/ 60 tahun)
23. Nurhayati (Perempuan/ 40 tahun)
24. Darwis (Perempuan/ 38 tahun)
25. Maira B
26. Bunyamin (Laki-laki/ 31 tahun)
27. Sri Endang (Perempuan/ 29 tahun)
28. Kairah (Perempuan/ 1 tahun)
29. Syahrul Mubarok (Laki-laki/ 29 tahun)
30. Sri Rahmawati (Perempuan/ 27 tahun)
31. M. Syarifudin (Laki-laki/ 49 tahun)
32. Ijo (Perempuan/ 41 tahun)
33. Nurira Rizki (Perempuan/ 16 tahun)
34. Hasan (Laki-laki/ 50 tahun)
35. Murni (Perempuan/ 57 tahun)
36. Irawan (Laki-laki/ 24 tahun)
37. Irfansyah (Laki-laki/ 31 tahun)
38. Haerudin (Laki-laki/ 30 tahun)
39. Syarifudin (once) (Laki-laki/ 30 tahun)
40. Husni (Perempuan/ 31 tahun)
41. Nursani (Perempuan/ 29 tahun)
42. Alif Hafid Farkan (Laki-laki/ 2 tahun)
43. Afriansyah (Laki-laki/ 36 tahun)
44. M. Ade (Laki-laki/ 29 tahun)
45. M. Eko (Laki-laki)
46. Adi Sofian (Laki-laki)
47. Juleha 25
48. Alfayali (Laki-laki/ 10 tahun)
49. Tamrin (Laki-laki/ 41 tahun)
50. Kartini (Perempuan/ 35 tahun)
51. Aliya (Perempuan/ 7 tahun)
52. Albi (Laki-laki/ 4 tahun)
53. A. Majid (Laki-laki/ 55 tahun)
54. Rohani (Perempuan/ 45 tahun)
55. Dwi P
56. Eka (Perempuan/ 24 tahun)
57. Adi (Laki-laki)
58. Afifah (Perempuan/ 4 tahun)
59. Jiah (Perempuan/ 15 tahun)
60. Nurhayati (Perempuan/ 50 tahun)
61. Sidar (Kota Bima) (Perempuan/ 29 tahun)
62. Fuad (Laki-laki)
63. Dian Pratiwi (Perempuan)
64. Andika (Laki-laki/ 4 tahun)
65. Nurfajarahmin (Perempuan/ 33 tahun)
66. Rukmini (Perempuan/ 54 tahun)
67. Basrin  (Laki-laki)
68. Nauval (Perempuan)
69. Salsa (Perempuan/ 16 tahun)
70. Nuzul (Laki-laki/ 5 tahun)
71. Agus (Laki-laki/ 25 tahun)
72. Arifuddin (Laki-laki/ 36 tahun)
73. Musrifah Wa Ode (Perempuan/ 33 tahun)
74. Muhammad (Laki-laki/ 15 tahun)
75. Ainah (Perempuan/ 7 tahun)
76. Ainun (Perempuan/ 7 tahun)

Sebelumnya,  Pemerintah Kabupaten Bima berkoordinasi untuk memaksimalkan penanganan masyarakat Bima yang terimbas konflik di Papua.  Sebagaimana hasil koordinasi itu, Direktur Bencana Sosial Kemensos bertemu langsung ketua dan anggota Paguyuban Bima di Jayapura. 10 warga Bima di Wamena dievakuasi ke Jayapura. 

“Untuk masyarakat Bima selama di tempat pengungsian sudah disiapkan akomodasi dan konsumsi yang layak,” ujar Zainuddin.

Sebelumnya Zainuddin menyebutkan, 20 warga Bima dievakuasi dari Wamena ke Jayapura.  Sisanya 17 orang akan diupayakan untuk dievakuasi Selasa pagi.
Setelah proses evakuasi selesai sepenuhnya dan telah terkonsentrasi di Jayapura, selanjutnya Pemkab. Bima yang didukung penuh dari pihak terkait akan berupaya maksimal memulangkan para korban kembali ke kampung halaman masing-masing.

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE berharap proses itu dijauhkan dari halangan dan kendala hingga seluruh warga Bima di Papua dapat kembali bersama handai taulan dalam keadaan aman dan selamat. [AN]