Disruptif Berbagai Bidang Tantangan bagi TNI, Dandim Bima: Filosofi Perang Konvensional Bergeser

Iklan Semua Halaman

.

Disruptif Berbagai Bidang Tantangan bagi TNI, Dandim Bima: Filosofi Perang Konvensional Bergeser

Minggu, 06 Oktober 2019
Suasana Upacara HUT ke-74 TNI di Lapangan Serasuba Kota Bima, Sabtu (5/10/2019). Foto MR Berita11.com.

Kota Bima, Berita11.com— Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Tentara Nasional Indonesia (TNI) digelar pada sejumlah daerah di Indonesia, termasuk di Bima, pelaksanaan upacaranya digelar di Lapangan Serasuba Kota Bima, Sabtu (5/10/2019). Ada beberapa catatan Dandim 1608/ Bima, Letkol Bambang Kurnia Eka Putra menyertai peringatan HUT ke-74 TNI.

Salah satu poin krusial yaitu bahwa tantangan bagi TNI saat ini adalah disruptif berbagai bidang. Perubahan-perubahan itu menggeser filosofi perang konvensional.

“Kemajuan teknologi yang sangat berguna bagi kehidupan manusia, juga membawa dampak disruptif di berbagai bidang. Hal ini telah menjadikan konsep peperangan menjadi tidak lagi terbatas dalam suatu batas teritorial dan masuk ke berbagai dimensi. Sebagai contoh, perang disertai perang siber, informasi, walaupun tidak menghancurkan, namun merusak bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” kata Dandim Bima saat menjadi Irup HUT ke-74 TNI di Lapangan Serasuba Kota Bima.

Dikatakannya,  konsep itu mengaburkan filosofi perang konvensional dengan menggeser berbagai dimensi. Karena perang-perang tersebut terjadi pada masa damai. Tantangan lain, potensi bencana alam yang dapat terjadi setiap. Saat ancaman militer dan nonmiliter tetap berubah, TNI harus menghadapinya.

“Menghadapi kompleksitas ancaman di atas, diperlukan postur TNI ideal yang sesuai kebijakan pertahanan (yang) dibangun negara dan disusun dengan memerhatikan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Pembangunan postur TNI, kekuatan meliputi pembangunan, pembinaan kemampuan dan gelar kekuatan TNI. Dalam rangka pembangunan kekuatan TNI, telah dibentuk beberapa organisasi baru pada kurun waktu 2018 -2019,” katanya.

Membacakan amanat Panglima TNI, Dandim Bima mengungkapkan pihaknya bangga pada seluruh prajurit dan PNS TNI yang telah menunjukkan (kinerja) dalam melaksanakan profesionalitsme setiap tugas yang telah dipercayakan rakyat, bangsa dan negara.

“Saya yakin keluarga dan seluruh rakyat Indonesia juga bangga terhadap profesionalitas TNI-nya. Hal itu harus disyukuri sekaligus menjadi cambuk bagi kita semua untuk berbuat lebih baik lagi. Oleh karena itulah, tema pokok pada kegiatan HUT ke-74 ini adalah TNI Profesional Kebanggaan Rakyat,” katanya.

Selaku Panglima TNI dan atas nama seluruh prajurit, PNS TNI beserta keluarga besar TNI, Panglima TNI mengucapkan rasa hormat dan bela sungkawa yang mendalam atas gugurnya prajurit-prajurit terbaik TNI dalam melaksanakan tugas negara. “Kami yang ditinggalkan akan melanjutkan tugas yang diamanahkan dan semoga keluarga yang ditinggalkan kesabaran diberi keikhlasan,” katanya.

Sebagai alat negara, tugas TNI tidak terlepas dari perubahan lingkungan strategis yang berkembang dinamis dan semakin kompleks Perkembangan dunia telah menciptakan dimensi dan metode peperangan baru.

Dalam rangka pembangunan kekuatan TNI, telah dibentuk beberapa organisasi baru pada kurun waktu 2018-2019 yaitu

1.   Divisi Infanteri-3/ Kostrad, Koarmada III, Koopsau II dan Pasmar-3 Korps Marinir pada tanggal 11 Mei 2018, guna menghadapi trouble spot di wilayah Indonesia bagian timur, pembentukan Satuan TNI Terintegrasin (STT) Natuna pada tanggal 18 Desember 2018 sebagai pangkalan aju bagi unsur- unsur TNI yang beroperasi di wilayah Utara Indonesia.
2.   Pembentukan Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI pada tanggal 30 Juli 2019 untuk menyelenggarakan operasi khusus guna menyelamatkan kepentingan nasional di dalam maupun di luar wilayah NKRI.
3.   Komando Gabungan Pembentukan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I, Il dan II pada tanggal 27 September 2019 untuk militer menyelenggarakan kampanye operasi gabungan dan operasi lainnya dalam rangka melaksanakan tugas pokok TNI.

Terhadap para perwira, bintara dan tamtama serta PNS TNI dicintai dan dibanggakan, dalam melaksanakan tugas pokoknya, TNI harus bahu-membahu dan bersinergi dengan berbagai komponen lain bangsa. Berbagai kekuatan yang bersatu akan menghasilkan energi yang luar biasa bagi kemajuan bangsa.

Beberapa catatan dari Panglima TNI untuk seluruh prajurit dan PNS TNI yaitu:
Pertama, perkokoh iman dan takwa kita kepada Tuhan Yang Maha Esa serta luaskan hati untuk terus beribadah. Karena hanya kepada-Nya lah kita berserah diri

Kedua, tingkatkan soliditas TNI, pegang teguh nilai-nilai keprajuritan serta kemanunggalan TNI dengan rakyat, agar selalu menjadi pemersatu dan perekat bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.

Ketiga, tingkatkan kewaspadaan dan profesionalitas serta kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai tantangan tugas macam yang kompleks.

Keempat, sikapi berbagai kemajuan dengan bijak. Jadilah agen perubahan yang positif.

Kelima, jalanilah setiap tugas secara ikhlas, karena tugas kita adalah semata-mata untuk kepentingan bangsa dan negara tercinta.

Upacara HUT ke-74 TNI di Lapangan Serasuba Kota Bima dihadiri lebih kurang 500 peserta. Bertindak sebagai komandan upacara, Kapten Inf Ibrahim dan inspektur upacara, Dandim 1608/ Bima, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra.

Peserta Upacara HUT ke-74 TNI di Lapangan Serasuba Kota Bima. Foto MR.

Sejumlah pejabat yang hadir di antaranya  Wali Kota Bima  H. Muhammad Lutfi,  Bupati Bima Hj Indah Damayanti Putri, Kajari Bima Widagdo Petrus SH, Ketua Pengadilan Bima, Kapolres Bima Kota AKBP Erwin Ardiansyah, Kapolres Bima AKBP Bagus Wibowo,  Kepala Kantor Imigrasi Bima Dedy, Ketua DPRD Kabupaten Bima, Muhammad Putera Ferriyandi, Ketua DPRD Kota Bima, Alfian Indrawan, sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat Bima.

Upacara juga diikuti regu upacadra dari Kodim 1608 Bima, Kompi Senapan A Yonif 742/ SWY, Kompi Brimob Bima, Polres Bima Kota, Sat Pol PP Kota Bima, Dishub Kota Bima, Kantor Imigrasi Bima, ASN Pemkot Bima,perwakilan pelajar se-Kota Bima.


Setelah melaksankaan upacara, kegiatan dilanjutkan pemberian penghargaan untuk kategori Kapolsek terbaik, Babinsa terbaik, Babinkamtimas terbaik, Camat Kota Bima dan Kabupaten Bima terbaik, lurah dan kepala desa terbaik, kemudian dilanjutkan pemotongan tumpeng. [MR]