Dua Pekan Disegel, Desa Matua Akhirnya Kembali Dibuka

Iklan Semua Halaman

.

Dua Pekan Disegel, Desa Matua Akhirnya Kembali Dibuka

Kamis, 10 Oktober 2019
Gambar atas kondisi daat disegel. Gambar bawah saat dibuka. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Demi untuk melancarkan kembali pelayanan masyarakat yang hampir lumpuh total selama dua pekan terakhir ini lantaran disegel sejumlah warga yang tergabung dalam Gerakan Bersama Rakyat Matua (GBRM) Kecamatan Woja Kabupaten Dompu akhirnya Kantor Desa Matua kini kembali dibuka.

Sebelum dibuka, kedua belah pihak antara sejumlah perwakilan GBRM dan Pelaksana tugas (Plt) desa setempat M. Amin pada Rabu (9/10/2019) siang melakukan negosiasi sehingga melahirkan kesepakatan dalam ruangan Kasat Reskrim Polres Dompu didampingi Kanit 2 Tipiter IPDA Ridho Rizky Pratama beserta Kapolsek Woja IPDA Abdul Haris.

Agenda pertemuan yang dilakukan itu merupakan upaya pihak Kepolisian untuk mencarikan solusi yang melatar belakangi penyegelan itu terjadi.

Untuk itu agar kantor desa itu dibuka kembali Ridho menyarankan kepada perwakilan GBRM untuk membuatkan laporan pengaduan terkait dugaan pungutan liar (Pungli) program nasional (Prona) tahun 2016 dan 2017 diduga dilakukan mantan Kepala Desa Muslim Gunawam S.Sos untuk ditindak lanjuti dan segera mulai dilakukan penyelidikan.

Namun pada saat pertemuan berlangsung, Dodo Kurniawan mempertanyakan kasus dugaan Pungli yang pernah dilaporkan salah satu lembaga pada tahun 2018 lalu, sudah sejauh mana proses penyidikan dilakukan pihak Kepolisian.

"Kami juga ingin tau tentang perkembangan penyidikan kasus Pungli Prona, kasus ini pernah dilaporkan pada tahun 2018 lalu sampai saat ini belum ada kejelasan," tanya Dodo selaku perwakilan warga Desa Matua.

Menanggapi pertanyaan itu, Ridho Rizky Pratama menjawab bahwa laporan kasus Prona yang dimaksud, pihaknya tidak pernah menerima laporan itu pada tahun 2018 lalu.

"Saat itu saya masih menjabat sebagai Kasi Pidum, dan pada saat itu pula saya merasa tidak pernah menerima laporan tentang kasus itu," jawab dia.

Atas saran dan masukan dari Kanit Tipiter dan Kapolsek Woja, sejumlah perwakilan GBRM beserta Plt Kades Matua sepakat serta menyetujui Kantor Desa dibuka kembali. Sekira pukul 13.55 Wita kantor Desa Matua pun mulai diaktifkan kembali. [RIS]