Hero di Kampung Nelayan, Pelda Zulkarnain Koordinir Rehab Rumah tidak Layak Huni Milik Seangkatan Sekolah

Iklan Semua Halaman

.

Hero di Kampung Nelayan, Pelda Zulkarnain Koordinir Rehab Rumah tidak Layak Huni Milik Seangkatan Sekolah

Kamis, 03 Oktober 2019
Warga Papah, M Yunus Berbahagia Setelah Rumahnya Direhab Rekan Seangkatannya Waktu Duduk di Bangku SMEA. Pelda Zulkarnain adalah Rekan Seangkatannya yang Memiliki Kepedulian Memerhatikan Kondisi Rumahnya. 


Bima, Berita11.com— Sangat sulit menemukan orang dengan jiwa ikhlas pada era sekarang. Maka tak jarang muncul pepatah di tengah masyarakat, yang kaya semakin kaya, yang miskin maskin. Ada sekat panjang antara masyarakat miskin dan kelas menengah ke atas yang menjadi penanda masyarakat kelas apatis. Namun tidak demikian dengan jiwa yang dimiliki anggota Koramil 1608-01/ Rasanae Barat, Pelda Zulkarnain.

Ajudan perwira tersebut adalah potret bahwa rata-rata anggota TNI memiliki kepedulian dan simpati tinggi terhadap rakyat. Terlebih kaum papah. Seperti yang dilakukannya terhadap M Yunus, warga RT 4/02 Dusun Nanga Lere Desa Bajo Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima.
Pelda Zulkarnain tergugah hatinya melihat kondisi rumah M Yunus, rekannya seangkatan tahun 1990 SMEA Negeri Bima, ketika berkunjung di rumah warga tersebut.

“Awalnya saya diundang sesama rekan seangkatan menjenguk salah seorang teman seangkatan yang sedang sakit di Desa Bajo. Setelah pulang dari rumah teman tersebut singgah ke rumah M Yunus di RT 4/ 2 Dusun Nanga Lere Desa Bajo Kecamatan Soromandi Kaupaten Bima,” ceritanya kepada Berita11.com, Kamis (3/10/2019).

Setelah mampir dan melihat rumah rekan seangkatan sekolah, Pelda Zulkarnain dan sejumlah rekannya merasa prihatin. Karena rumah yang ditempati M Yunus sangat tidak layak. Bersama tiga rekannya satu angkatan SMEA Negeri Bima akhirnya berinisiatif membantu menggalang dana untuk merehab rumah teman satu angkatannya tersebut.


“Kami sepakat memfoto rumah Yunus dan memposting di WAG (alumni). Alhamdulilah atas postingan di WAG tersebut mendapat respon dari rekan-rekan alumni. Ada salah satu rekan yang berdomisili di Bandung mengirimkan uang sebesar Rp3 juta rupiah,” ujarnya.

Dari dana itulah Pelda Zulkarnain dan sejumlah rekannya mulai membelikan alat-alat untuk membangun rumah M Yunus. Saat ini sedang tahap pengecatan rumah tersebut. tidak hanya memberikan bantuan dalam bentuk rehab rumah. Sebagai bentuk kepedulian terhadap M Yusun, Pelda Zulkarnain dan sejumlah rekannya juga mengumpulkan uang untuk membelikan alat-alat dapur dan paket Sembako untuk M Yunus.

“Kegiatan ini murni bentuk kebersamaan antarrekan seangkatan alumni SMEA 1 Kota Bima angkatan 1990. Kami juga mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada seluruh alumni SMEA 1 angkatan 1990, yang mana telah membantu atas rehab rumah teman satu angkatan yang sangat membutuhkan rumah yang layak huni,” ujarnya.

Pelda Zulkarnain mengucapkan banyak terima kasih atas keperdulian rekan-rekannya yang peduli sesama. Hal tersebut menjadi contoh hidup dalam kebersamaan.

Pelda Zulkarnain adalah salah satu contoh kecil bahwa prajurit TNI memiliki kepedulian tinggi terhadap rakyat. Selain urusan teritorial, prajurit sejati selalu ada di hati rakyat dan ada di tengah-tengah masyarakat melalui sejumlah kegiatan sosial. Pada 5 Oktober 2019 sudah 74 tahun kiprah TNI di NKRI. Banyak karya yang telah dipersembahkan untuk bangsa dan negeri ini. Untuk rakyat, TNI selalu hadir. [MR]