Ketua LSM-LPKB NTB: PT SMS Selesaikan Sengketa Sebelum Jual Saham

Iklan Semua Halaman

.

Ketua LSM-LPKB NTB: PT SMS Selesaikan Sengketa Sebelum Jual Saham

Kamis, 10 Oktober 2019
Ketua LSM-LPKB NTB Burhan (Metty). Foto ist

Dompu, Berita11.com -  PT Sukses Mantap Sejahtera (SMS) diminta dengan tegas, sebelum menjual semua sahamnya harus diselesaikan dulu sengketanya dengan warga Desa Doropeti agar tidak ada beban perusahaan lain yang ingin membayarnya yakni PT Indo Timur.

Hal itu ditegaskan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat dari Lembaga Penegak Kebenaran (LSM-LPKB) NTB Burhan Husen, Kamis (10/10/2019) malam.

Pria sapaan akrab Metty ini menjelaskan, dugaan penyerobotan lahan perkebunan jambu mente milik warga setempat dengan cara paksa, kemudian menggusur dan dirusakin tanaman warga. Tak cukup sampai di situ, pohon jambu serta tanaman yang gusur dibakar agar menghilangkan barang bukti.

"PT SMS jangan coba-coba lari dari kenyataan, sengketa dengan cara tidak baik dan benar yang pernah kau lakukan di masyarakat Desa Doropeti ini takan mudah terhapuskan," ancam dia.

Menurut Metty, kehadiran PT SMS di desa itu bukannya untuk meringankan beban atau menambah lapangan pekerjaan bagi warga yang ada di sekitar itu, akan tetapi, malah membawa bencana dalam hidup mereka.

"Kehadiran PT SMS ini, bukannya membuka lapangan pekerjaan bagi warga setempat malah membawa bencana dalam kehidupan masyarakat, kau datang (PT SMS, red) malah menghancurkan perkebunan beserta jambu mente yang merupakan sumber kehidupan masyarakat," ujar dia dengan sedikit nada kesal.

Kehadiran PT SMS tidak ada kontribusi yang nyata bagi warga di sekitarnya mapah meresahkan meresahkan warga.

"Selesaikan masalah mu dengan masyarakat kemudian silahkan kau angkat kaki dan pergi dari tanah Tambora ma mbari ini," usir dia [RIS]