Mahasiswa ini Nekat Akhiri Hidupnya dengan Cara Gantung Diri

Iklan Semua Halaman

.

Mahasiswa ini Nekat Akhiri Hidupnya dengan Cara Gantung Diri

Minggu, 06 Oktober 2019
Jasad korban usai dievakuasi. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Seorang mahasiswa Rangga Sarif Hiyatulah 24 tahun, warga Dusun Pemata Hijo, Desa Ta'a Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu NTB ditemukan warga sudah tidak bernyawa, Minggu (5/10/2019 siang.

Pria yang masih kuliah di STKIP Bima ini, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan seutas tali nilon di sebuah pondok yang berlokasi di dalam kebun milik orang tuanya yakni di Tolojawa, Dusun Padamara Desa Kempo.

Menurut infomasi yang berhasil dihimpun melalui keluarga dan sejumlah tetangga korban bahwa korban melakukan bunuh diri diduga karena malu sama keluarganya lantaran belum bisa wisudah. Namun sebelum ke kebun itu, korban sempat pamit sama orang tuanya untuk balik ke bima di tempat dia kuliah.

"Korban berangkat membawa tas mengenakan sepatu dan dalam keadaan rapi, akan tetapi korban tidak ke Bima namun langsung ke kebun milik orang tuanya, di sanalah korban melakukan aksinya untuk bunuh diri," beber tetangga korban Muh Fadli warga desa setempat.
Detik-detik evakuasi jasad korban di dalam pindok milik orang tuanya. Foto ist

Menurut cerita orang tuanya, Fadlin menambahkan, sebelum korban melakukan aksinya, korban sempat berkomunikasi dengan orang tuanya via telpon gegamnya guna memberitahukan bahwa dirinya telah berada di bima.

"Sebelum melakukan aksinya korban sempat telponan sama ibunya dan memberitahukan kalau dia (korban, red) sudah berada di bima, ternyata saat itu korban tidak ada di bima melainkan berada di kebun orang tuannya. Di situlah korban mengakhiri hidupnya," ungkap Fadlin.

Fadlin menjelaskan, atas kejadian yang dialami seorang mahasiswa ini, pihak keluarga terutama orang tua korban telah menerimanya dengan hati yang ikhlas.

"Dalam masalah ini orang tua korban tidak mempermasalahkan dan menerima kejadian ini karena musibah," terangnya. [RIS]