Sprinter Porprov dan Pelajar Berharap Bupati Bima Benahi Lapangan Nanga Lere

Iklan Semua Halaman

.

Sprinter Porprov dan Pelajar Berharap Bupati Bima Benahi Lapangan Nanga Lere

Kamis, 03 Oktober 2019
Kendati Kondisi Lapangan Penuh dengan Batu, Sejumlah Pelajar di Kecamatan Soromandi Tetap Semangat Latihan Cabang Atletik. Foto Syarif Berita11.com.


Bima, Berita11.com— Sprinter yang pernah mewakili Kabupaten Bima pada Porprov 2018 dan sejumlah pelajar di Kecamatan Soromandi berharap Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE mengalokasikan anggaran untuk pembenahan Lapangan Nanga Lere Desa Bajo Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima.

Pembenahan lapangan tersebut diperlukan untuk mendukung kegiatan pembinaan atlet dan kegiatan keolahragaan yang dilaksanakan pemuda setempat. 

“Lapangan yang memadai sangat diperlukan oleh para pelajar dan pemuda yang melaksanakan kegiatan olahraga. Besar harapan kami agar ibu Bupati Bima memerhatikan kondisi lapangan di desa kami,” ujar Syarif Hidayatullah, peraih perak Porprov NTB  2018 kategori 400x400 meter yang juga pernah meraih medali perunggu Mayung Bulain Cup 2017 ini.

Menurut mantan Paskibraka Kota Bima tahun 2018, lapangan yang memadai sangat dibutuhkan. Apalagi saat upaya KONI Kabupaten Bima mendorong prestasi atlet. “Kami yakin bahwa ibu Bupati Bima yang juga pengurus KONI Kabupaten Bima akan sudi memerhatikan kebutuhan pengembangan olahraga di Kabupaten Bima,” ujar alumnus SMKN 1 Kota Bima asal Desa Bajo ini.


Harapan yang sama juga disampaikan, pelajar SMPN 1 Soromandi, Fery Ardiansyah. Pemerintah diharapkan segera memerhatikan pengembangan lapangan setempat. “Butuh sekali lapangan di sini diperbaiki. Karena banyak batu, sehingga menyulitkan saat latihan atletik maupun olahraga sepak bola,” ujarnya.

Beberapa hari terakhir Fery Ardiansyah dan sejumlah pelajar di Soromandi rutin berlatihan sprinter di Lapangan Nanga Lere. Meskipun terganggu dengan batu yang memenuhi ruas lapangan.

Pada bagian lain, pelatih (sabeum) Taekwondo Dojang Pesisir/ Universal Taekwondo Indonesia Profesional (UTI Pro) Kabupaten Bima, Dan 2 Fachriman mengharapkan hal yang sama. 

Pemerintah daerah berkenan membenahi lapangan setempat. Karena sangat dibutuhkan keberadaannya sebagai pusat latihan olahraga.

“Harapan kalau bisa agar Lapangan Nanga Lere bisa masuk usulan anggaran tahun depan. Mudah-mudahan itu bisa, karena sangat dibutuhkan masyarakat, terutama para pemuda yang menggeluti olahraga,” ujar pria yang sempat menggeluti Beladiri Tangan Kosong Merpati Putih Kolat UNRAM ini hingga kombinasi 2 ini.

Sebelumnya, berbagai kompetisi seperti sepak bola tingkat Pulau Sumbawa digelar di Lapangan Nanga Lere. Akan tetapi terkadang terganggu kondisi lapangan yang dipenuhi batu.

Selama ini, Dojang Pesisir/ UTI Pro Kabupaten Bima telah mengutus beberapa atlet pada Kejurda di seperti Kabupaten Sumbawa Barat dan di Mataram. Beberapa atlet kelompok pelajar berhasil meraih medali emas dan medali perak maupun perunggu.  [AN]